oleh

Relokasi Pedagang Masuk Pasar, Lurah Tava Tunggu Intruksi POL PP

SULTENG RAYA – Jumlah pedagang kreatif lapangan yang menjual sayur dan ikan kini kian menjamur di sejumlah tempat di Kota Palu. Tak terksecuali di wilayah Talise Valangguni (Tava).

Padahal, jenis dagangan komoditi sayur dan ikan sudah dilarang Pemerintah Kota (Pemkot) Palu untuk didagangkan selain di pasar. Mirisnya, beberapa tahun lalu, Pemkot Palu sempat melakukan penertiban. Namun, pedagang kala itu mengeluhkan lokasi pasar dan tempat tinggal mereka sangat jauh.

Sayangnya, setelah Pemkot Palu membangun pasar Talise di Kelurahan Tava atau di area Perumahan Lagarutu, pasar itu malah tak ada yang berminat menempatinya. Padahal, pasar Talise dibuatkan untuk mengakomodasi para PKL yang menjual sayur dan ikan di wilayah Kelurahan Tondo, Talise, Tava dan sekitarnya. Tetapi, hingga kini pasar itu tetap sepi pedagang maupun pembeli. Begitupun dengan PKL, masih bertahan di pinggir jalan menjajakkan dagangan sayur dan ikannya.

Baca Juga :   Kerja Sama Pembangunan Strategis dengan Telkomsel, BBTNLL Terima Fasilitas Pendukung Pengelolaan

Jika ditanya, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu berdalih pihaknya kerap menertibkan. Tetapi, PKL yang keras kepala kembali membuka palaknya setelah Satpol PP Kota Palu bergeser dari lokasi. Pertanyaannya, apakah setelah pelanggar aturan tak menurut dibiarkan begitu saja?

Sementara, saat ditanya lurah, jawabannya hanya satu, yakni pihaknya menunggu instruksi dari Satpol PP Kota Palu. Lalu, apakah anggaran pembangunan Pasar Talise yang bersumber dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2015 silam disia-siakan begitu saja. Padahal, pembangunan pasar itu menghabiskan anggaran sebesar Rp4,5 miliar lebih untuk pembangunan pasar dan Rp127,17 juta untuk pengawasan pembangunan.

Ya, begitulah jawaban pihak terkait, saling melempar tanpa ada tindakan dan solusi. Seperti yang disampaikan Lurah Tava, Irma, kepada Sulteng Raya, Kamis (8/3/2018).

Baca Juga :   Libur Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Rp25 Miliar di ATM Palu

“Yah, kami tinggal menunggu instruksi dari pihak yang berwenang untuk merelokasikan pedagang diwilayah saya, insha allah secepatnya bergabung dengan Satuan Tugas (Satgas) K5. Namun sejauh ini, kami baru gencar mengimbau kepada pedagang yang ada di sekitar Jalan Tombolotutu untuk menjaga kebersihan disetiap lokasi mereka berjualan,” ujarnya.RHT/HGA

Komentar

News Feed