oleh

2018, BPS Laksanakan SUTAS

-Ekonomi-dibaca 338 kali

SULTENG RAYA – Pada tahun 2018, nampaknya menjadi tahun tersibuk Badan Pusat Statistik (BPS). Pasalnya, sejumlah program survey untuk pembaruan berbagai data akan dilaksanakan tahun ini, mulai dari Survey Biaya Hidup (SBH), Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS), Pendataan Komoditas Pertanian Stategis (KOMSTRAT) dan Potensi Desa (PODES).

Terbaru, pihak BPS akan melaksanakan SUTAS yang sementara berada pada tahap penyeleksian koordinator pelaksana survei secara nasional. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Sulteng, Irwanto kepada Sulteng Raya, Selasa (5/3/2018).

Irwanto menjelaskan bahwa latar belakang pelaksanaan survei itu merupakan pembaruan data perubahan usaha pertanian yang dilaksanakan sepuluh tahun sekali.

“Data ini diperbarui selama sepuluh tahun sekali, tujuannya yakni untuk mengetahui perubahan usaha pertanian yang semakin mobile karena perkembangan teknologi, perubahan musim, harga, kebijakan pemerintah, maka perlu dilakukan survei tersebut. Disamping itu juga, tujuannya yakni memperkirakan populasi rumah tangga usaha pertanian menurut subsektor dan komoditas strategis per Kabupaten Kota, memperkirakan populasi komoditas, memperkirakan produktivitas komoditas serta parameter populasi ternak,” jelasnya.

Baca Juga :   Gubernur: Mari Akses KUR untuk Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

Irwanto juga menambahkan sejumlah cakupan usaha pada SUTAS yang akan menjadi indikator penilaian sehingga mendapatkan responden yang ideal untuk dilakukan pendataan usahanya.

“Ada tujuh yang menjadi indikator penilaian sehingga warga dapat dikategorikan sebagai responden kami, yakni pelaku usaha Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, Perikanan, dan juga Jasa Pertanian. Dalam tujuh kategori tersebut dapat dilihat sesuai panduan bahwa apa saja usaha komoditi yang akan di survei,” tuturnya.

Sementara itu, sesuai jadwalnya, kata dia, akan dilaksanakan dari tahun ini, yakni Mei sampai dengan November pada tahap penyusunan publikasi data pusat dan Provinsi. Dan juga survei tersebut akan dilaksanakan secara Nasional di 34 Provinsi. RHT

Komentar

News Feed