oleh

Tahun Ini, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Non-PNS

-Kab. Morowali-dibaca 325 kali

SULTENG RAYA – Tahun ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan lebih fokus dengan tenaga kerja non-PNS yang bekerja di sektor pemerintahan, termasuk honorer dan jajaran perangkat desa.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Sulawesi Tengah, Muhyiddin di Morowali belum lama ini.
“Untuk aparat Desa boleh menggunakan ADD, tinggal bagaimana daerah membuat payung hukumnya,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam hal ketenagakerjaan, Kabupaten Morowali menjadi daerah yang paling potensial di Sulawesi Tengah (Sulteng). Salah satunya menyangkut dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali mencapai 30 persen di Sulawesi Tengah, sehingga capaian tersebut menjadikan Morowali sebagai penopang di Sulawesi Tengah.

Baca Juga :   82 Orang Tenaga Kerja Lokal Dipulangkan ke GNI dari VDNI Morosi

“Jika dilihat dari sisi kontribusi, Morowali mencapai 30 persen di Sulteng, sedangkan jika dilihat dari sisi potensi, Morowali menjadi penopang di Sulteng,” katanya.

Muhyiddin juga mengatakan bahwa, BPJS Ketenagakerjaan di Sulteng sendiri memiliki satu kantor cabang dengan jumlah sebaran tujuh kantor cabang pembantu di Provinsi Sulawesi Tengah, namun belum semua kabupaten/kota memiliki kantor cabang, karena visibilitinya belum sampai dan melihat dari sebaran tenaga kerja atau populasi tenaga kerja.

Sementara itu, Ia mengimbau kepada seluruh pekerja, baik itu pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah agar segera mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan, sebab BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan yang pasti, utamanya jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja, yang memiliki manfaat yang menjamin para pekerja.BMG

Komentar

News Feed