oleh

Kader Pindah Partai, Tak Rugikan Gerindra

SULTENG RAYA – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyatakan pengurus ataupun kader partai yang hengkang dan pindah ke partai lainnya, bukanlah hal yang luar biasa. Melainkan hal lumrah dalam dunia politik dan demokrasi.

Penegasan tersebut dikemukakan Longki Djanggola dalam pidato amanatnya pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-10 di Kantor DPD Partai Gerindra Sulteng, Palu, Selasa (6/2/2018).

“Berpindah partai itu adalah hak politik seseorang, dan itu bukan sesuatu yang luar biasa. Partai Gerindra butuh kader-kader yang loyal dan mampu mengemban amanah dan aspirasi rakyat. Berarti kader yang hengkang itu keberadaannya tidak menguntungkan bagi perjuangan Partai Gerindra. Keluar pun tidak merugikan partai,” ujar Longki Djanggola.

Penegasan politisi Partai Gerindra yang juga Gubernur Sulteng ini, menjawab rumor soal hengkangnya pengurus inti di jajaran DPD Partai Gerindra Sulteng ke partai politik lain.

Sebelumnya, sudah beredar berita media massa lokal yang terbit di Palu yang menyoroti isu hengkangnya kader Partai Gerindra ke partai lain. Bahkan salah satu media lokal menerbitkan berita bertajuk hengkangnya Ring 1 Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng.

Menyikapi rumor dan isu tersebut, Longki Djanggola menegaskan, dalam tubuh kepengurusan Partai Gerindra yang dipimpinnya, tidak ada istilah Ring 1, Ring atau penyebutan lainnya yang menunjukkan makna pembedaan atau pengistimewaan antara kader yang satu dengan lainnya.

Partai Gerindra, kata Longki Djanggola, adalah partai besar yang dibangun dan digerakkan dengan manajemen organisasi partai secara profesional. Jika ada pihak yang mengklaim dan mengembangkan rumor seperti itu, berarti mereka adalah orang-orang yang tidak paham bagaimana mekanisme berorganisasi yang baik dalam partai politik.

“Di Partai Gerindra, semua pengurus bekerja sesuai tugas dan fungsi serta perannya. Tidak ada pengistimewaan terhadap pengurus tertentu. Silahkan lihat sendiri bagaimana hubungan kerja antar pengurus dan saya sebagai Ketua DPD,” ujar Longki Djanggola.

Sementara itu, HUT Partai Gerindra ke-10 di Sulawesi Tengah dirayakan dengan upacara bendera dan acara syukuran sederhana di Kantor DPD Partai Gerindra Sulteng di Palu. Selain itu, beragam kegiatan amal dan sosial digelar di sejumlah kabupaten yang dikoordinir oleh masing-masing pengurus DPC Partai Gerindra.

Di Kota Palu, usai pelaksanaan upacara bendera, jajaran pengurus DPD Gerindra Sulteng dan DPC Kota Palu menggelar serangkaian aksi sosial. Aksi sosial berupa pembersihan rumah-rumah ibadah, revolusi putih dan pemberian tali asih kepada sejumlah panti asuhan. Aksi sosial ini juga digelar oleh pengurus DPC Partai Gerindra di sejumlah kabupaten. Di Tojo Unauna misalnya, pengurus DPC Partai Gerindra menggelar pengobatan gratis bagi warga miskin.

“Sudah menjadi tradisi dalam perayaan HUT Partai Gerindra setiap tahun kami menggelar serangkaian kegiatan sosial. Berbagi dengan masyarakat Sulawesi Tengah sebagai bentuk rasa syukur kami,” kata Longki Djanggola. OTR

Komentar

News Feed