oleh

Takut Sepi Pembeli Pedagang Enggan Pindah Ke Pasar

SULTENG RAYA – Imbauan kepada warga yang berjualan di pinggir jalan, khususnya pedagang sayur dan ikan untuk pindah ke Pasar Talise ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan sejumlah pedagang.

Seperti yang terpantau di Jalan Tombolotutu, Kelurahan Talise dan Kelurahan Talise Valangguni tampak masih ada sejumlah pedagang jenis sayur dan ikan masih berjualan di pinggir jalan.

Salah seorang pedagang sayur di Kelurahan Talise Valangguni yang enggan dikorankan namanya, mengaku, belum ingin memindahkan lapak jualannya ke pasar Talise Valangguni karena dirinya merasa takut akan sepinya pembeli yang datang ke pasar itu.

“Kalau di Pasar Talise kondisinya sepi, jarang yang mau datang berbelanja di pasar itu,” ujarnya kepada Sulteng Raya, Selasa (23/2/2018).

Baca Juga :   Pemkot Palu Ajukan Lima Ranperda

Dirinya mengaku, masih akan berjualan di lapak miliknya meski ia mengetahui adanya imbauan untuk memindahkan dagangannya ke Pasar Talise.

“Saya mau pindah, asalkan ada jaminan pembeli banyak yang datang ke pasar,” tuturnya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Lurah Talise Valangguni, Irma, mengaku, meski imbauannya belum sepenuhnya diindahkan para pedagang, pihaknya akan terus melakukan imbauan terhadap warga yang berjualan di pinggir jalan, khususnya pedagang sayur dan ikan, agar pindah dan menempati los-los jualan di Pasar Talise.

“Kami rutin turun ke Pasar memastikan kondisi pasar, dan turun mengimbau kepada warga yang masih membuka lapak penjualan di pinggir jalan agar mau pindah ke pasar yang telah disediakan,” tuturnya.

Baca Juga :   Pembangunan Huntap B1 di Sulteng Diupayakan Rampung Bertahap

Ia menuturkan, para pedagang sayur dan ikan semestinya tidak diperbolehkan berdagang di pinggir jalan. Karena, dua komoditi itu memang dilarang oleh Pemkot Palu untuk dijual selain di pasar, meskipun ada keluhan dari para pedagang akan sepinya pembeli yang datang ke pasar.

“Saya selalu sampaikan ke pedagang yang masih belum mau pindah bahwa jika semua pedagang sudah menempati pasar, maka dengan sendirinya pembeli akan datang membeli ke pasar. Secara otomatis, pasar menjadi ramai,” paparnya.
Ditambahkannya, saat ini pihaknya telah memberikan surat peringatan terakhir kepada pedagang yang masih membandel tak mau memindahkan lapak jualannya ke pasar.

“Jika ada yang masih membandel dengan waktu peringatan yang kami berikan, maka kami tak segan-segan berkoordinasi dengan Satpol PP Palu untuk dilakukan penertiban lapak,” ucapnya. FDL

Baca Juga :   Operasi Yustisi Digencarkan Hingga Malam Takbiran

Komentar

News Feed