oleh

Honda Komitmen Jaga Keselamatan Pengendara

SULTENG RAYA – Sebagai pelaku industri sepeda motor, Honda tidak henti – hentinya melakukan kagiatan Safety Riding cara berkendara yang baik dan benar. Komitmen dan kepedulian Honda akan keselamatan berkendara bagi seluruh pengguna jalan raya, dibuktikan dengan kegiatan – kegiatan yang bentuknya sosialisasi edukasi, pelatihan dan kampanye Safety Riding bekerja sama dengan mitra Satlantas Polres Palu.

Dengan Tema “Honda Safety Riding Go To High School” lokasi SMK Muhipa Palu Jl. Soeprapto, Jumat (11/1/ 2018). Komitmen besar Honda dalam keselamatan berkendara dimulai sejak tahun 2002. Honda memulainya dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dengan menyiapkan instruktur safety riding yang handal.

Setiap tahun, Honda mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk menimba ilmu keselamatan berkendara dan mengasah kompetensi dalam kompetisi keterampilan instruktur safety riding di Jepang. Mereka kembali ke Tanah Air dan menyebarluaskan ilmu yang didapat.

Baca Juga :   OJK terbitkan 10 POJK dan 5 SEOJK Perbankan

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan dan menerapkan perilaku safety riding dalam berkendara pada seluruh peserta yang dimulai dari sejak bangku sekolah menengah,” ujar PIC Saferty Riding CV Anugerah Perdana Honda, Yusman Praditha.
Menurut Yusman, dengan semangat awal tahun 2018, Honda akan terus mengampanyekan program Safety Riding.
“Kami fokus pada generasi muda untuk selalu menkampanyekan gerakan berkendara yang baik dan benar dalam keseharian berkendara sepeda motor, melalui kunjungan langsung ini diharapkan peserta dapat memahami betapa pentinganya Safety Riding. Serta melalui tagline #cari_AMAN agar lebih mudah untuk masuk ke benak anak muda saat ini,”ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam 15 tahun terakhir, Honda telah mempelopori pengembangan lebih dari 15.000 program safety riding untuk jutaan orang, melahirkan 150 instruktur safety riding dan 2.200 advisor safety riding di jaringan Honda, mengaplikasikan teknologi keamanan di banyak sepeda motor Honda seperti teknologi ABS dan CBS, mendirikan 5 safety riding center, dan menyebarkan 921 alat simulasi berkendara Honda Riding Trainer yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12 juta pengguna.

Baca Juga :   Status Darurat Bencana, Warga Sumba Timur Masih Butuh Uluran Tangan

Prioritas dalam mengutamakan keselamatan berkendara dengan mengunakan sepeda motor sangatlah diharapkan sekali. Safety riding atau berkendara dengan baik dan benar dapat membuat motor awet dan keselamatan pengendara motor dan orang lain dapat terjaga.

“Dengan tertib berlalu lintas berarti kita sudah menyelamatkan diri sendiri dan orang lain di jalan raya dan diharapkan peserta edukasi Safety Riding menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,”jelasnya.*HJ/WAN

Komentar

News Feed