oleh

Cafe & Resto 168 House, Alternatif Tempat Wisata Malam di Palu

-Ekonomi-dibaca 1.603 kali

SULTENG RAYA – Cafe 168 House Palu merupakan salah satu tempat hiburan di Kota Palu yang bisa dijadikan sebagai destinasi di malam hari. Pasalnya, Cafe 168 House menampilkan konsep yang berbeda dengan konsep tempat hiburan lainnya di Kota Palu.
Cafe 168 House yang beralamat di Jalan Setia Budi Nomor 5 itu, menyuguhkan nuansa Bali yang dipadukan dengan ciri khas daerah Kota Palu atau budaya Suku Kaili.

“Cafe 168 House adalah concept baru yang memberi warna di Kota Palu dengan nuansa Bali. Tetapi, tidak lepas dari ciri khas Palu. Di Cafe 168 House Palu menyediakan beberapa makanan khas Kaili, Kaledo,” jelas Pemilik sekaligus pengelola Cafe 168 House, Asrul kepada Sulteng Raya, Jumat (1/12/2017).

Baca Juga :   iPanganDotcom, Bukti Transformasi Bulog di Sektor e-commerce

Selain menyediakan Kaledo (Kaki Lembu Donggala atau yang lebih dikenal dengan nama kaledo adalah makanan khas masyarakat Donggala dan Palu), Cafe 168 House Palu juga menerapkan pemakaian Siga bagi karyawan pada waktu tertentu.

“Ada waktu tertentu di Cafe 168 House Palu, karyawan memakai siga. Ini salah satu konsep yang kita terapkan sebagai bentuk dukungan pengelola terhadap visi dan misi Pemerintah Kota Palu untuk menjadikan Kota Palu sebagai kota destinasi,” jelasnya.
Namun, kata dia, pengunjung tidak hanya bisa memesan makanan khas Kaledo saja. Karena, kata dia, di Cafe 168 House Palu juag menyediakan berbagai macam makanan nusantara hingga makanan barat (western food).

Baca Juga :   Digitalisasi, Senjata Utama BRI Hadapi Tantangan Bisnis Mikro dan Ultra Mikro

“Bukan cuma makanan nusantara yang kita sediakan. Tetapi, western food juga kita sediakan. Harga juga sangat kompetiti,” kata dia.
Cafe yang resmi beroperasi pada 16 Agustus 2017 itu, juga menghadirkan konsep di luar ruangan atau out door. Cafe 168 House Palu juga kerap dikunjungi artis ibu kota saat berkunjung ke Palu.HGA

Komentar

News Feed