oleh

120 Juta Anak Korban Pelecehan Seksual

-Kriminal-dibaca 368 kali

SULTENG POST – Sekitar 120 juta anak perempuan di seluruh dunia atau lebih dari 1 dari sepuluh anak perempuan telah menjadi korban pemerkosaan atau korban pelecehan seksual di usia 20 tahun. Angka ini berdasarkan laporan Badan PBB untuk anak-anak (United Nations Children’s Fund/UNICEF).

UNICEF mengatakan, sebanyak 95 ribu anak-anak dan remaja yang kebanyakan dari mereka tinggal di Amerika Latin dan Karibia dibunuh pada tahun 2012.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa anak-anak di seluruh dunia secara rutin terekspose tindak kejahatan, termasuk bullying. Informasi tersebut diperoleh berdasarkan data yang dikumpulkan dari 190 negara.

“Kejahatan bahkan terjadi di tempat-tempat di mana anak-anak seharusnya aman, seperti di rumah, sekolah dan komunitas mereka,” ujar Direktur Eksekutif UNICEF, Anthony Lake, seperti dilansir kantor berita BBC.

Lake juga mengatakan bahwa hal yang mengejutkan adalah kejahatan yang banyak dilakukan oleh anggota keluarga, guru, tetangga dan sesama anak-anak kian meningkat.

Laporan UNICEF juga mengungkapkan bahwa sekitar enam hingga sepuluh anak di usia dua hingga 14 tahun sering menerima hukuman fisik dari pengajar mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Sedangkan masih menurut laporan tadi, sekitar satu dari tiga perempuan berusia 15 hingga 19 tahun setidaknya pernah mengalami kekerasan emosional, fisik dan seksual yang dilakukan oleh suami atau pasangan mereka.

Kasus kekerasan yang dilakukan oleh pasangan paling banyak terjadi di sejumlah negara seperti Republik Demokrasi Kongo, Uganda, Tanzania dan Zimbabwe. Menurut laporan tersebut, di negara-negara tersebut hampir setengah dari perempuan berusia 15 hingga 19 tahun percaya bahwa seorang suami dibenarkan untuk memukul istri mereka si bawah kondisi tertentu. VVN

Komentar

News Feed