oleh

Menari dengan Segudang Prestasi

SULTENG RAYA – Qhisyarah Putri Arief (14), adalah sosok siswi menginspirasi. Siswi kelas IX SMPN 19 Palu itu telah banyak mengharumkan nama sekolah diberbagai ajang kesenian dan budaya .

Baru-baru ini, Qhisyarah bersama rekan-rekannya meraih juara 1 menari di Festival Manado Fiesta di Kota Manado tahun 2017. Tahun yang sama, meraih juara 1 pada pagelaran Pekan Budaya Indonesia ke – III di Kota Palu.

Selain itu, Qhisyarah meraih juara harapan 1 di ajang Titi Mimi tahun 2017 di Milenium Water Park tahun 2017.

Semua prestasi ini diraih berkat hobi menari sejak kecil. Qhisyarah sudah mampu tampil menari diberbagai pentas. Bahkan, penari untuk seumuran Qhisyarah, mampu meraih prestasi hingga go internasional.

Baca Juga :   Rektor Untad Bentuk Tim Perencanaan Pengembangan Sapras

“Bulan Oktober ini saya akan berangkat ke Malaysia bersama teman-teman untuk menampilkan tarian khas Kaili di Kerajaan Pahang Malaysia. Ini prestasi yang cukup membanggakan,” katanya kepada Sulteng Raya belum lama ini.

Prestasi ini tentunya didukung penuh orang tua, yang di mana pesan dan nasehat terus disalurkan kepada Qhisyarah. “Orang tua mendukung penuh atas prestasi yang saya raih,” ujarnya.

Sementara itu, siswa berparas cantik ini juga didukung guru sekolah. Dukungan ini nampak jelas dari kesediaan pihak sekolah mengundang pelatih hingga memberikan fasilitas kepada Qhisyarah. Hal ini dilakukan untuk mengasah kemampuan sebagai penari.

Namun, ada yang berbeda dari sosok siswi satu ini, Qhisyarah bercita-cita ingin menjadi seorang dokter umum. Menurutunya, menari hanya hobi. Tapi, menjadi seorang dokter adalah pekerjaan mulai.

Baca Juga :   Implementasi Kampus Merdeka, Fekon Untad Sediakan Wadah untuk Produk Kreatifitas Mahasiswa

“Dengan menjadi dokter, saya bisa menolong orang yang sakit. Tapi saya tidak lupa dengan aktivitas menari,” tuturnya. RAF

News Feed