oleh

BKIPM Palu, Kampanye Gerakan Sadar Mutu Ikan

-Kota Palu-dibaca 508 kali

SULTENG RAYA – Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Palu melakukan aksi bersih pantai bersama masyarakat di Anjungan Pantai Talise Kota Palu, Ahad (7/5/2017).

Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi BKIPM Palu Irmawan Syafitrianto mengatakan, aksi bersih pantai itu dilakukan guna mengkampanyekan gerakan masyarakat sadar mutu dan karantina (Gemasatukata).

“Aksi Bersih pantai itu sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga ekosistem pantai akibat dampak buruk penumpukan sampah,” kata Irmawan Syafitrianto.

Dalam aksi bersih pantai itu kata dia, terdapat puluhan siswa SMK Negeri 7 Palu didampingi sejumlah gurunya, langsung menyisir pinggiran Pantai Talise dengan membawa sapu dan kantong sampah yang sudah disiapkan.

Selain puluhan siswa, Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kota Palu, Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup Kota Palu serta pengunjung dan peserta senam santai di Anjungan Pantai Talise juga ikut menyemarakkan aksi bersih pantai itu.

Baca Juga :   Wali Kota Ajak Masyarakat Senantiasa Mengamalkan Nilai Pancasila

Usai melakukan aksi bersih pantai, Irmawan Syafitrianto juga melakukan sosialisasi kepada seluruh peserta aksi, bahwa dengan menjaga kebersihan lingkungan pantai merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan mutu ikan agar aman untuk dikonsumsi, karena dengan banyaknya tumpukan sampah pada habitat ikan akan berdampak buruk terhadap kelangsungan hidup ikan.

Lanjut Irmawan, manusia mengkonsumsi setiap hari dan sebagian besar konsumsi manusia menggunakan kantong plastik atau wadah plastik, yang berasal dari bahan murahan untuk digunakan sekali pakai lalu dibuang.

“Sebagian besar sampah plastik terbawa ombak dan arus laut. Lalu hilang dari pandangan. Apakah plastik tersebut hilang? Tentu tidak. Sampah plastik tersebut bertahan di lautan dalam jangka waktu yang sangat lama, bahkan lebih lama dari rata-rata usia manusia bertahan hidup. Sampah plastik ini akan terkumpul dalam satu area di tengah laut, area yang terus-menerus menimbulkan pusaran air polusi. Siapa yang sangka sampah yang kita gunakan satu menit bisa menimbulkan kerusakan hingga 100 tahun lamanya? Ini adalah komitmen kami untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan,” jelasnya.

Baca Juga :   DUKUNG ADIPURA 2023, TRC DLH Palu Fokus Jaga Kebersihan di Jalan Protokol

Dirinya berharap, agar bisa membuat kegiatan yang lebih luas lagi, tidak hanya pada bersih pantai tetapi aksi penanaman pohon mangrove, pelepasliaran kepiting dan lobster serta penyadartahuan pentingnya ekosistem bakau dengan melibatkan pemerintah daerah dan swasta.

Sementara itu, Kepala BKIPM Palu Khoirul Makmun menyampaikan, kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, untuk itu bersih pantai menjadi salah satu agenda BKIPM Palu dalam upaya pelestarian lingkungan utamanya ekosistem laut.

“Pada perayaan bulan bakti karantina ikan ini BKIPM Palu juga akan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial lainya, seperti donor darah dan kunjungan panti asuhan yang ada di Kota Palu,” ucap Kepala BKIPM Palu.

Baca Juga :   HUT KE-9 Sulteng Raya Bersama Alfamidi Berbagi dengan Tiga Panti Asuhan

Khoirul menambahkan, keikutsertaan SMK Negeri 7 Palu dalam aksi bersih pantai tersebut, merupakan kesadaran dalam menjaga lingkungan. Serta menumbuhkan karakter siswa tentang pentingnya menjaga sebuah kawasan pantai yang bersih dan indah.*/YAT

Komentar

News Feed