oleh

Pelaksanaan UNBK Di Palu

-Pendidikan-dibaca 488 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April dan Mei mendatang untuk tingkat SMA/SMK/MA hingga SMP/MTS, kebutuhan listrik harus tercukupi, terutama di sekolah yang melaksanakan UNBK.

Hal ini dikatakan Wakil Kepala SMPN 1 Palu Bidang Kurikulum, Syaiful Bahri kepada Sulteng Raya, Kamis (30/3/2017).

“PLN harus memastikan kebutuhan listrik pada pelaksanaan UNBK di semua tingkatan nantinya sehingga UNBK tidak mengalami kendala,” katanya.

Diketahui UNBK dimulai pada 3-6 April untuk tingkat SMK. Dilanjutkan tingkat SMA/MA pada 10-13 April. Kemudian Tingkat SMP/MTS pada 2-8 Mei 2017.

Syaiful mengatakan kesiapan PLN dalam menyuplai listrik pada pelaksnaan UNBK sangat dibutuhkan agar peserta UNBK dapat mengikuti ujian dengan tenang.

Baca Juga :   Enam Industri dan Satu Asosiasi Tandatangani Kerja Sama dengan Kemendikbudristek

“Listrik jadi kebutuhan penting saat ujian. Apalagi ujiannya berbasis computer, pasti butuh listrik. Olehnya itu, PLN harus benar-benar mempersiapkan diri dengan matang,” ujarnya.

Di SMPN 1 Palu, yang menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan UNBK diikuti 486 siswa dari 14 kelas dan dibagi dalam 5 ruangan. Masing-masing ruangan diisi 165 siswa sesuai jumlah komputer yang tersedia, yakni 165 unit komputer., dengan dibagi dalam 3 shift setiap harinya.

Mengantisipasi adanya pemadaman listrik, SMPN 1 telah menyiapkan mesin genset berkapasitas untuk 165 unit komputer. “Mesin genset hanya cadangan kalau tiba-tiba listrik padam. Tapi yang terpenting, listrik jangan sampai mati,” tuturnya.

“Listrik padam bisa mengganggu psikologi siswa. Sehingga siswa tidak konsentrasi mengisi soal yang ada di computer,” tuturnya lagi.

Baca Juga :   Guru SMPN 9 Palu Raih Prestasi Lomba HUT Hardiknas

Syaiful berharap, pada pelaksaaan UNBK, listrik dapat beroperasi dengan baik. Sehingga tidak mengganggu siswa yang mengikuti ujian.

“Meskipun jarang terjadi, tapi kami berharap listrik tidak padam agar siswa dapat mengikuti ujian dengan tenang dan bisa lulus semua,” ujar Syaiful. RAF

Komentar

News Feed