oleh

Musrenbang Sulteng Bakal Dihadiri Kepala Bappenas

-Kota Palu-dibaca 537 kali

SULTENG RAYA – Menteri Pelaksana Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro dijadwalkan menghadiri Musyawarah Perencanan Pembangunan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan digelar pada 3 April mendatang.

Kepastian kedatangan Bambang Brodjonegoro disampaikan Kepala Bappeda Sulteng, Patta Tope usai mendampingi Gubernur Sulteng Longki Djanggola bertemu Menteri PPN, Ahad (26/3/2017) di Jakarta.

Patta Tope menyampaikan, tindak lanjut atas pertemuan yang dilakukan bersama beberapa kementerian atas rekomendasi rapat terbatas (ratas) Presiden RI Joko Widodo yang akan ditindak lanjuti beberapa kementerian.

Menurut Patta Tope, rekomendasi presiden pada ratas tetap harus diusulkan dari daerah melalui dinas terkait. Misalnya, Dinas Perhubungan Sulteng mengusulkan tentang perluasan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Demikian juga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga tentang infrastruktur dan lain-lain.

Baca Juga :   Pengurus LPPD Palu Periode 2022-2027 Dilantik

“Intinya semua harus melalui presedur sehingga dalam musrembang nantinya akan dikawal langsung dari PPN/ Bappenas sambil meninjau kawasan dan usulan yang telah direkomendasi dalam ratas lalu,” tutur Patta Tope.

Adapun rekomendasi dalam ratas tersebut antara lain, pertama, untuk pembebasan lahan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu agar dikoordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Karena di dalam KEK Palu masih terdapat Kawasan Hutan Lindung (10-15 persen) yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan KEK.

Kedua, pembangunan Jalan Palu-Parigi Bypass, Kementerian PU terlebih dahulu akan melakukan revisi DED yang telah disusun sebelumnya. Ketiga, terkait dengan usulan pembangunan jalan lingkar luar Kota Palu dan pembangunan fly over Pantoloan, Pemerintah provinsi setempat diharapkan memilih salah satu yang dijadikan sebagai program prioritas yang akan dianggarkan tahun 2018.

Baca Juga :   Transaksi Parkir di Palu Bakal Berbasis Digital

Keempat, pengembangan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri akan diupayakan melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Tindak lanjut dari rapat terbatas tersebut, gubernur mengadakan pertemuan bersama Menteri Perhubungan RI dan disepakati untuk perpanjangan 100 m – 200 m Runway Bandara Mutiara Sis-Aljufri pada tahun 2018,” jelas Patta Tope.

Selanjutnya kelima, pengembangan Pelabuhan Pantoloan, tidak dibahas karena merupakan kewenangan PT. Pelindo.

Keenam, proposal peningkatan produksi, produktivitas dan mutu kakao berkelanjutan agar diperbaiki oleh dinas terkait dan diserahkan kepada Kementerian Pertanian. Ketujuh, pencegahan penularan penyakit schistosomiasis akan dibuatkan instruksi presiden tentang percepatan penyelesaian schistosomiasis.

Delapan, proposal gerakan kembali sekolah -1000 Anak Harapan Bangsa dibuat oleh dinas terkait dan diserahkan ke Kementerian Pendidikan RI. Sembilan, saat ini tenaga kerja asing masih dibutuhkan.

Baca Juga :   Asisten Husaema: Saran dan Masukan Fraksi Menjadi Catatan Pemkot Palu

Sepanjang tenaga kerja lokal telah mampu maka tenaga kerja asing akan dipulangkan secara bertahap. Makanya dinas terkait perlu melakukan sosialisasi dan memfasilitasi transfer knowledge dari tenaga kerja asing kepada tenaga kerja lokal.

“Semuanya rekomendasi itu harus diusulkan dalam Musrembang nantinya yang bakal dilaksanakan dalam waktu dekat,” demikian Patta Tope.*/ENG

Komentar

News Feed