oleh

Banyak Program Pemkot Tidak Beres

-Kota Palu-dibaca 372 kali

SULTENG RAYA – Sejak menjabat sebagai Walikota Palu dan Wakil Walikota Palu, duet Hidayat-Sigit Purnomo Said ternyata belum mampu menjawab visi-misi yang selama ini mereka sampaikan kepada publik. Hal ini membuat banyak program pemerintah yang dinantikan masyarakat tak kunjung dinikmati.

Hal ini pula yang membuat Walikota Palu, Hidayat kecewa. Kekecewaan itu karena kinerja Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palu yang tidak memahami program-program yang dicanangkan dalam program kerjanya serta terkesan sebagai program titipan.

“Saya sangat kecewa dan sangat menyayangkan terhadap sikap para Kepala OPD Kota Palu yang memasukkan program yang sangat menarik, tetapi mereka tidak mengetahui program tersebut. Setelah dilakukan evaluasi oleh tim pendamping Kota Palu, banyak diantara Kepala OPD yang tidak paham mengenai program yang mereka susun dan lebih terkesan sebagai sebuah program titipan saja,” jelas Hidayat pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kota Palu tahun 2017 di Hotel Sutan Raja, Rabu (22/3/2017).

Baca Juga :   Pemkot Palu Akan Launching Survey Tematik Indeks Aktualisasi Pancasila

Hidayat mengatakan, jawaban mereka berbelit-belit dan tidak jelas saat tim pendamping menanyakan mengenai program yang mereka paparkan.

“Hal ini yang membuat saya kecewa dengan sikap kepala OPD,” kata dia.

Dia juga mengatakan, bahwa dirinya belum terpuaskan dengan hasil kinerja kepala OPD Kota Palu selama ini. Dia bahkan meragukan kepala OPD dapat mewujudkan visi dan misi Kota Palu menjadi Kota jasa yang berbudaya dan beradat dilandasi iman dan taqwa dalam empat tahun sisa kepemimpinannya. Hal ini yang memancing dirinya berencana melakukan kembali evaluasi kinerja kepala OPD dan para pejabat eselon III.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan coba evaluasi kembali kinerja kepala OPD selama dua bulan terkahir ini. Saya bahkan tidak tahu penyebab para pejabat eselon II dan eselon III tidak maksimal dalam bekerja. Jika mempelajari dan memperhatikan perkembangan program di masing-masing OPD belum sesuai dengan keinginan dan harapan saya selama ini, atau mungkin kepala OPD yang lemah atau pejabat eselon III yang lowbet,” jelasnya.

Baca Juga :   KEBIJAKAN PPKM MAKIN LONGGAR, Akhir Tahun, PHRI Sulteng Proyeksi Okupansi Hotel 100 Persen

Dia mengingatkan kepada semua Kepala OPD untuk mempelajari kembali program-program yang telah disusunnya. Sehingga, program-program terebut tidak lagi terkesan sebagai program titipan. dia berharap semua pejabat di masing-masing OPD dapat serius dalam menjalankan program-program yang telah disusun.

“Saay berharap semua pejabat, tidak terkecuali pejabat eselon III harus lebih serius untuk menjalankan program yang telah disusun. Sehingga, target untuk mewujudkan Kota Palu menjadi Kota jasa yang berbudaya dilandasi iman dan taqwa. HGA

Komentar

News Feed