oleh

Sambut Milad Ke 53, IMM Dialog Tentang Saber Pungli

-Kota Palu-dibaca 580 kali
SR Ads

SULTENG RAYA- Pimpinan Komisariat (PK) IMM Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu menggelar dialog Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) bersama Polda Sulteng dan Biro Hukum Pemerintahan Provinsi Sulteng, Sabtu (11/3/2017) pagi di Aula Rektorat Unismuh Palu.

Kegiatan tersebut dalam rangkaian menyambut Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke 53 yang jatuh pada 14 Maret 2017.

Pada kesempatan itu, yang menjadi pembicara pada dialog tersebut, diantaranya mantan Hakim Ad Hoc PN Palu Dr. Abd. Malik Bram, SH, MH, selaku praktisi hukum pidana, dan untuk perwakilan Polda Sulteng diwakili oleh AKBP. Sirajuddin Ramly didampingi AKBP Rostin Tumaloto beserta jajaran Humas Polda Sulteng, serta perwakilan dari Biro Hukum Pemrov Sulteng.

Baca Juga :   Jelang HUT RI, Penjual Atribut Merah Putih Ramai di Pinggiran Jalan Moh Yamin

Dalam dialog tersebut, Polda Sulteng yang diwakili oleh AKBP Sirajuddin Ramli selaku pembicara mengatakan, dasar dari pelaksanaan Saber Pungli itu berdasarkan peraturan Presiden RI Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli, dimana bertujuan untuk meminimalisir terjadinya Pungli pada sentra pelayanan publik, penegakan hukum dan bidang pelayanan lainnya.

“Terwujudnya peran aktif masyarakat dalam menangkal dan mencegah terjadinya Pungli, terselenggaranya pemerintahan yang bersih dari korupsi dan kolusi serta meningkatnya rasa kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik pada instansi pemerintahan di wilayah Repbublik Indonesia,” kata AKBP Sirajuddin Ramly kepada peserta dialog.

Dikatakannya, terkait dengan tugas pokok Saber Pungli yang meliputi tugas, fungsi, sasaran dan kekuatan Satgas Saber Pungli itu, adalah dimana tugas Saber Pungli melaksanakan pemberantasan Pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang ada di kementerian/lembaga ataupun Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca Juga :   Lembaga Penyalur Sambut Baik Penerapan e-SKPP

“Fungsinya ada di intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi dengan sasaran sentra pelayanan publik di kementerian/lembaga atau Pemda,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan, saat ini Tim Saber Pungli yang dibawah komando Irwasda Polda Sulteng telah melakukan sejumlah penegakan hukum terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Sulteng yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli. Sehingga dirinya berharap peran masyarakat maupun mahasiswa untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi Pungli di Sentra pelayanan publik.

Sementara itu, Dosen Hukum Pidana Abd. Malik Bram mengaku, penegakan hukum di Indonesia saat ini masih tebang pilih, sehingga dirinya menilai kalau penegak hukum saat ini diskriminatif yang mengakibatkan para penegak hukum itu sendiri lemah.

Baca Juga :   Lurah Sahdin Ajak Warga Losel Ikut ‘Palu Mengaji’

“Coba kita liat dimana saja, proses hukum orang biasa dalam hal ini tidak memiliki jabatan dengan orang yang memiliki jabatan yang strategis, pasti yang lebih cepat di proses itu ya orang biasa, namun tetapi kalau itu orang yang memiliki jabatan pasti prosesnya lama, karena banyaknya kepentingan-kepentingan yang justru hal itu bisa menyebabkan adanya Pungli,” jelas mantan Hakim Ad hoc itu. YAT

Komentar

News Feed