oleh

Layanan Berbasis Elektronik

-Kota Palu-dibaca 375 kali

SULTENG RAYA – Pelayanan antrian secara elektronik di Puskesmas yang selama ini dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, belum terealisasi secara maksimal. Saat ini masih ada sembilan puskesmas yang belum menerapkan layanan berbasis elektronik tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Royke kepada Sulteng Raya, Selasa (7/3/2017) menjelaskan, pelayanan antrian yang berbsais elektronik layaknya di pelayanan yang ad di Bank, masih mengalami kendala untuk merealisasikan di semua Puskesmas yang ada di Kota Palu.

“Ada beberapa kendala yang kami temukan dalam proses penerapan pelayanan berbasis elektronik ini, salah satunya adalah kurang tersedianya suku cadang untuk fitur/alat tambahan di Kota Palu. Terkadang kita harus menunggu hingga satu bulan untuk mendapatkan suku cadang setelah dipesan,” jelasnya.

Baca Juga :   Pemprov Sulteng Percepat Pembangunan Jalur Lingkar Palu-Sigi-Palu

Dia mengatakan, dari 13 Puskesmas yang ada saat ini di Kota Palu, baru empat yang bisa menerapkan pelayanan antrian yang berbasis elektornik. Yakni Puskesmas Pantoloan, Talise, Singgani dan Puskesmas Birobuli.

“Tak jarang, alatnya sudah berfungsi dan sudah beroperasi tiba-tiba rusak, kita harus memesankan suku cadangnya lagi hingga satu bulan pengiriman pasca pemesanan,” tutur Royke. HGA

Komentar

News Feed