oleh

Pinjaman Ke Pelaku Usaha

-Ekonomi-dibaca 411 kali

SULTENG RAYA – Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang kekurangan dan tidak memiliki modal membangun usahanya, bisa mendatangi BNI Syariah Cabang Palu. Sebab, di bank ini ada program yang namanya unit Usaha Kecil Mikro (UKM).

“Untuk pembiyaan mikro yang berkaitan langsung dengan sistem KUR, kita punya unit yang namanya unit usaha kecil mikro, bukan KUR,” kata Branch Manager BNI Syariah Palu, Hatta Tajang, Rabu (8/3/2017).

Usaha mikro itu tersebar di Indonesia, salah satunya di Ternate. Pembiyaan UKM tersebut itu berkisar Rp500.000.000.

“Kalau cabang seperti kita yang reguler seperti ini, pembiyaanya lebih dari angka pembiyaan usaha tersebut,” ujarnya.

Untuk Kota Palu sendiri, pada saat ini belum berlaku untuk pembiayaan usaha mikro. Sedangkan untuk Sulawesi yang berlaku dengan masalah tersebut baru Kendari, Makassar, Palopo dan Pare-pere. Sebab di Kota Palu masih dianggap kekuatan pasarnya sudah terlayani dengan pelaku mikro kecil.

Baca Juga :   OJK Sulteng: 71.193 Debitur Perusahaan Pembiayaan Akses Restrukturisasi

“Berdasarkan data yang kami dapatkan, kalau di tempar-tempat lain seperti mikro yang terdapat di Ternate itu dianggap pasarnya masih besar, kemudaian pemainya juga masih sedikit. Kalau kita masuk dari pasar kecil kemudaian pemainya banyak, artinya, kue yang sedikit itu dibaginya juga sedikit. Sebeb ini adalah pertimbangan bisnis,” bebernya.

Tidak hanya itu, pihak bank juga pada saat ini masih menunggu dengan berlakunya sistem Laku Pandai.

“Kita harus mendapatkan izin dengan Otoritas Jasa Keuangan dan kita harus merintis dulu. Pada saat ini program tersebut semetara usahakan, dan juga jalannya tidak mulus dan tidak segampang itu pula, semua butuh proses dan sekarang lagi diwacanakan cuman tidak tahu perkembangannya seperti apa,” ungkapnya.

Baca Juga :   Realisasi KUR BRI di Parmout 95 Persen

Ia juga mengatakan bahwa program laku pandai itu bagus. Untuk mengajak, prinsipnya pemerintah lewat OJK.

“Dari beberapa juta masyarakat Indonesia masih sekitar 60 juta jiwa yang punya rekening, selebihnya belum, itu yang dilakukan oleh Laku Pandai berusaha untuk mendekatkan transaksi perbankan langsung kelokasi dan mengajak masyarakat untuk transaksi di bank,” tuturnya. FIQ

Komentar

News Feed