oleh

Desa di Morut Terapkan Sikeudes

-Kab. Morowali-dibaca 413 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menjamin pengelolaan keuangan bersumber dari APBN dan APBD di 122 desa akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Langkah ini menyusul diterapkannya aplikasi Sistem Keuangan Desa disingkat Siskeudes.

Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor melalui Plt Kepala Seksi Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa Anderson M memastikan sistem keuangan desa di wilayah itu akan jauh lebih baik jika menggunakan aplikasi Siskeudes.

“Siskeudes merupakan aplikasi yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi kepada seluruh kepala desa se Indonesia. Morowali Utara juga menggunakan sistem itu mulai tahun ini,” kata Anderson baru-baru ini.

Anderson menuturkan, Siskeudes merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk pengelolaan keuangan desa.Berdasarkan surat imbauan KPK No:B 7508/01-16/08/2016 tanggal 31 Agustus 2016 pengelolaan keuangan desa termasuk Dana Desa merupakan bagian dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu KPK memandang penting pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.Ada 6 poin imbauan tersebut, empat di antaranya yakni mematuhi seluruh peraturan tentang pengelolaan keuangan desa khususnya dalam penggunaan dana desa dengan menghindari pengeluaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya, sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum dikemudian hari.

Kemudian membuka ruang partisipasi aktif masyarakat dengan mengikutsertakan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan atas keuangan desa termasuk dana desa. KPK bersama-sama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penggunaan keuangan tersebut.

Poin lainnya, mendorong partisipasi masyarakat agar melakukan pengawasan dan melaporkan informasi serta keluhan yang dianggap perlu terkait penggunaan keuangan desa. Khususnya dana desa kepada Satgas Desa Kemdes PDTT dengan menghubungi call center 1500040 atau cukup mengirim pesan singkat ke 081288990040.

“Kalau menemukan indikasi kecurangan penggunaan dana desa, masyarakat bahkan diimbau mengirimkan informasi melalui nomor telepon itu,” saran Anderson.Meski sistem tersebut tidak menjamin lenyapnya potensi korupsi, namun minimal aplikasi ini dapat membantu pengelolaan keuangan desa agar lebih baik dari sebelumnya.

“Kita tidak menjamin korupsi dana desa bisa hilang, tapi minimal pengeloalaan keuangan desa kita sudah lebih baik,” tuturnya. VAN

Komentar

News Feed