oleh

Program Tahunan Kemnaker RI Se-Indonesia

-Kota Palu-dibaca 1.145 kali

SULTENG RAYA – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) Republik Indonesia memilih Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tempat pelaksanaan perdana kegiatan Peningkatan Kemampuan Tata Cara Beracara di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) bagi serikat pekerja atau serikat buruh.

Kepala Subdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Kemnaker RI, Reytman Aruan menjelaskan kegiatan ini adalah kegiatan tahunan Kemnaker RI pada Direktorat Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial bersama Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

“Kegiatan ini merupakan program tahunan Kemnaker RI yang sudah berlangsung selama tiga tahun, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para SP/SB di Indonesia lebih memahami tata cara beracaran di PHI. Dan untuk tahun 2017 ini, Kota Palu sebagai daerah perdana dilaksanakan,” jelas Reytman Aruan kepada Sulteng Raya selepas membawakan materi, Rabu malam (1/2/2017).

Baca Juga :   Pemkot Palu Dengar Aspirasi di SD 11 Inpres Liku

Reytman menjelaskan, landasan pelaksanaan kegiatan semacam ini merupakan hasil dari analisis Kemnaker RI, terkait banyaknya terjadi perselisihan hubungan industrial yang terjadi di seluruh Indonesia.

“Karena banyaknya perselisihan yang terjadi di seluruh Indonesia, khususnya perselisihan antara pekerja dengan pengusaha sehingga Kemnaker merumuskan program ini untuk disosialisasikan,” jelasnya.

Sementara itu, alasan Kemnaker RI memilih Kota Palu sebagai ibu kota Sulteng sebagai Kota Perdana pelaksanaan kegiatan tersebut, karena di Sulteng merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki banyak perusahaan yang beroperasi.

“Tentu kalau banyak perusahaan, maka akan banyak juga tenaga kerja dan secara otomatis akan banyak pula perselisihan hubungan industrial yang akan terjadi. Sehingga untuk mendampingi para pekerja dalam perselisihan hubungan industrial, pengurus SP/SB harus paham tata cara mendampingi kiennya di PHI,” tutu Reytman.

Baca Juga :   Sukses Digelar Tahun Ini, Wawali Reny: Anggaran Festival Tangga Banggo Bakal Ditambah

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng, Joko Pranowo mengatakan pelibatan pihaknya hanya sebagai fasilitator dalam mengakomodir para pengurus SP/SB se-Sulteng.

“Kami hanya mendukung untuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini, untuk mengundang para pengurus SP/SB agar dapat hadir dalam kegiatan tersebut,” jelas Joko.

Pelaksanaan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai pada tanggal 1-3 Maret 2017.

Kegiatan tersebut diikuti dari 40 orang peserta dari lima orgnisasi SP/SB se-Sulteng. Dari 40 orang peserta yang hadir, 15 peserta yang berasal dari perwakilan SP/SB dari Kota Palu serta 25 peserta dari Kabupaten/Kota se-Sulteng.

Adapun SP/Sb yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI) Sulteng, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulteng, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sulteng, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sulteng, dan Gabungan Serikat Buruh Islam Indonesia (Gasbindo) Sulteng. HGA/HYT

Baca Juga :   Sambut Hut Ke-44 Kota Palu, Pemerintah Kelurahan Kabonena Gelar Porseni 

Komentar

News Feed