oleh

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Bangun Sistem Perekonomian Berbasis Demokrasi Pancasila

-Kota Palu, Politik-dibaca 893 kali

SULTENG RAYA – Tim Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Anggota MPR-RI Supratman Andi Agtas bekerjasama dengan organisasi kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Indonesia Raya (GEMA IR) menyelenggarakan Sosialisasi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Empat Pilar Kebangsaan.

Sosialisasi dan RDP Empat Pilar Kebangsaan yang mengambil tema “Sistem Perekonomian Indonesia Berbasis Demokrasi Pancasila” tersebut dilaksanakan di Desa Pakuli Kabupaten Sigi (17/2/2017) dan Kelurahan Talise Kota Palu (18/2/2017).

Menurut Supratman Andi Agtas, tema tersebut diangkat dalam rangka mensosialisasikan sistem perekonomian Indonesia yang berbasis Demokrasi Pancasila yang berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945.

Supratman menekankan, sosialisasi semacam itu sangat penting untuk dilakukan kepada masyarakat dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara dan membangun pendidikan politik kepada rakyat yang bertujuan mencerdaskan rakyat dan terwujudnya Pasal 33 UUD NRI 1945.

Baca Juga :   Monev Proyek, Wawali Reny Minta Progres Rutin Dilaporkan

Salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pakuli adalah Anggota Dewan Pendiri GEMA IR, Irfan Zidni yang mengatakan pentingnya penegakan Pasal 33 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD) 1945.

Alumni Universitas Tadulako itu menjelaskan bahwa problematika yang tengah dihadapi oleh bangsa Indonesia sejak era Orde Baru hingga hari ini akan dapat diatasi hanya dengan kembali kepada sistem ekonomi Pancasila sebagaimana yang terkandung pada Pasal 33. Menurutnya, Negara Indonesia adalah sebuah Negara besar dengan biaya operasional penyelenggaraan Negara yang begitu besar dengan sumber pembiayaan operasional yang minim, yakni hanya mengandalkan pajak sebagai sumber utama pembiayaan Negara sehingga tidak heran jika Negara ini tidak mampu melepaskan diri dari belenggu utang internasional yang mencapai Rp3.466,96 Triliun pada 2016.

Baca Juga :   Bertemu Menhan Prabowo, Gubernur Sulteng Laporkan Kondisi Poso Sudah Aman dan Kondusif 

Sementara itu, Kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) di Kelurahan Talise dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Thompa Yotokodi.

Dalam sambutannya, Thompa menyampaikan kepada para peserta bahwa Sosialisasi dan RDP Empat Pilar Kebangsaan diselenggarakan untuk mengingatkan kembali visi kebangsaan kita yang berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan.

Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pakuli dipusatkan di aula Madrasah Diniyah Alkhairaat Pakuli dan dihadiri oleh siswa-siswi Madrasah Aliyah Alkhairaat Pakuli dan sejumlah mahasiswa anggota GEMA IR, sedangkan pelaksanaan kegiatan Rapat Dengar Pendapat Empat Pilar Kebangsaan di Kelurahan Talise dipusatkan di aula Kantor Lurah Talise yang dihadiri oleh warga Talise dan sejumlah mahasiswa anggota GEMA IR. WAN

Baca Juga :   Salurkan Tong Sampah, Lurah Iqbal Dorong Warga Kayumalue Pajeko Mulai Memilah Sampah

Komentar

News Feed