oleh

Kejari Tolitoli UngkapTiga Kasus Korupsi

-Kab. Tolitoli-dibaca 627 kali
SR Ads

SULTENG POST- Pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli tahun ini berhasil mengungkap tiga kasus dugaan korupsi di wilayahnya.

Tidak tanggung-tanggung, dalam kasus itu penyidik kejaksaan setempat menahan empat tersangkanya.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejarti Tolitoli, Andy Rachman mengatakan, keempat kasus korupsi tersebut adalah kasus bantuan sosial (bansos) percetakan sawah baru tahun 2013 di Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tolitoli dengan satu tersangka bernama Elfraim yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Berikutnya, kasus korupsi pengadaan Horden di rumah jabatan Bupati Tolitoli tahun 2012 dengan menahan dua tersangka yakni Muh. Farhan Al Hasni serta mantan pejabat Asisten tiga Moh. Sabran, terahir kasus dugaan korupsi dana retri busi Izin Membangun (IMB) di Kantor perizinan Pelayanan Terpadu Tolitoli tahun 2012-1013 dengan menahan satu tersangka mantan Kepala Seksi Perizinan Wilson.

“Tiga kasus telah kami ungkap serta menahan empat tersangka, yakni Kasus korupsi dana Bansos percetakan Sawah baru tahun 1013 tersangkanya Elfraim yang saat itu bertindak sebagai PPK, kemudian kasus pengadaan horden di rumah jabatan Bupati tahun 2012 dengan menahan dua tersangka yakni Muh. Farhan Al hasmi serta Moh.Sabran, dan terahir kasus korupsi retribusi IMB di kantor pelayanan Perizinan terpadu tahun 2012-2013 tersangka Wilson.” Tutur Andy diruang kerjanya.

Andy menerangkan, untuk kasus korupsi dana bantuan sosial Percetakan sawah baru yang bersumber pada APBN tahun 2013 senilai 5 Miliyar yang diperuntukkan Pada kelompok tani yang berada di kecamatan Tolitoli utara, terdapat kerugian negara sebesar 305 juta rupiah. Modusnya dari kasus tersebut adalah pekerjaan dari percetakan sawah baru di kecamatan Tolitoli utara tidak sesuai ketentuan serta dalam prakteknya tersangka diduga tidak melakukan pengawasan penuh terhadap kegiatan Percetakan sawah baru.

“Untuk Tsk percetakan sawah baru modusnya pekerjaan tidak berdasarkan ketentuan, dalam prakteknya TSk Elfraim diduga tidak menlakukan tugasnya dalam mengawasi secara penuh terhadap kegiatan percetakan sawah baru.” Terangnya.

Selanjutnya untuk kasus korupsi pengadaan Horden di Rumah jabatan Bupati Tolitoli yang berada di jalan Samratulangi, kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan tahun APBD tahun 2012 dengan kerugian negara mencapai 140 juta rupiah lebih, dengan modus memanipulasi atas pengadaan horden di Rujab Bupati Tolitoli.

Kemudian kasus korupsi retribusi Izizn membangun (IMB) di kantor Pelayanan perizinan Terpadu (KP2T) yahun 2012-2013 dengan satu tersangka Wilson yang merupakan mantan kasi Peijinan di kantor tersebut modusnya adalah memanipulasi data retribusi IMB yang semestinya di setor di kas daeraH dengan kerugian negara mencapai 103 juta rupiah.

Andy juga mengatakan, secara resmi menahan dan menggiring terhadap empat tersangka dari tiga kasus korupsi yang berbeda tersebut pada hari senin (8/12) ke lembaga pemasyarakatan, Kelurahan Tambun, Baolan.

Kasi Pidsus menambahkan pihak kejaksaan negeri Tolitoli telah melebihi target kasus Korupsi di tanah Kota cengkeh untuk tahun 2014, dari tiga target utama telah menyelesaikan empat target kasus korusi.

Terahir kasus Korupsi percetakan sawah baru di DISTAPANGHOT dalam minggu ini akan menetapkan tersangka baru serta langsung dilakukan penahanan.

Kendati demikian, demi hasil yang optimal terhadap kasus korupsi percetakan sawah baru7, kasi Pidsus masih merahasiakan terhadap tersangka baru yang akan di eksekusi mengingat agar para tersangka lainnya tidak berusaha melarikan diri dan menghilangkan barang bukti yang diperlukan oleh penyidik dalam mengungkap tabir semua pelakunya.

“Kita tahunj ini kelebihan target kasus korupsi di Tolitoli, dari tiga kami telah menyelesaikan empat target target, hanya tinggal akan menetapkan tersangka baru untuk kasus percetakan sawah baru, kami usahakan minggu ini telah rampung sekaligus menahan tersangka itu, demi kelancaran tugas kami, saat ini kami masih merahasiakan tersangka lainny6a dalam kasus tersebut. Tutupnya. ARYA

Komentar

News Feed