oleh

Pemprov Bentuk TIM, Antisipasi Masalah Investasi di Sulteng

SULTENG RAYA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Badan Penanaman Modal Sulteng, membentuk tim pengendalian pelaksanaan penanaman modal untuk menyelesaikan masalah-masalah investasi yang melibatkan semua instansi terkait.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Badan Penanaman Modal Sulteng Wahid Irawan, Senin (13/2/2017).

Menurutnya, dengan adanya tim tersebut untuk bagaimana mendorong rencana investasi di Sulteng ini mengalami kemajuan tanpa menyepelekan aturan yang berlaku termasuk adat istiadat, kearifan lokal dan aturan-aturan lainnya.
“Intinya bagaimana mendorong rencana investasi itu supaya jadi, tapi tetap berpegangan pada aturan yang berlaku, diantaranya adat istiadat setempat, kearifan lokal dan semua itu tetap diperhatikan dan tetap harus disesuaikan. Jadi tidak serta merta investasi yang berjalan itu meninggalkan hal-hal yang seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Dishut Sulteng Ajak Masyarakat Tanam dan Rawat Pohon

Dalam beragam masalah-masalah yang terjadi diinternal investor, seperti persoalan lahan dan dalam prosesnya mereka mengalami kebingungan untuk penyelesaiannya. Sehingga dengan adanya tim ini mereka hanya mengadukan permasalahan itu disatu tempat yakni tim yang telah dibentuk tersebut.

“Misalnya, para investor tersebut menghadapi permasalahan seperti ketenagakerjaan dan permasalahan lahan, ketika mereka bertanya ke badan pertanahan dan pertanahan katakan harus seperti ini serta diinstansi lain juga katakan berbeda, kan mereka yang kasian, makanya dengan tim ini kita bisa lebih solid dan dari semua sisi kita bisa lakukan pengontrolan entah dari tenaga kerja dan sebagainya,” tuturnya.

“Tim ini sudah dibentuk sesuai dengan arahan gubernur dan Surat Keputusannya (SK) juga sementara proses di gubernur, dan dalam tim tersebut sebanyak kurang lebih 20 orang yang berhubungan langsung dengan para investasi itu sendiri, supaya kedepannya ketika mereka ada masalah mereka tidak susah untuk melakukan pengaduan, karena kita ini adalah pelayanan,” bebernya.

Baca Juga :   BKKBN Sosialisasi Perubahan Perilaku Pada Masa Pandemi Covid-19

Dikatakannya, dalam penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi oleh para investasi, kadang-kadang penyelesaiannya melibatkan hampir semua pihak pemerintah setempat.

“Jadi tim ini bersifat koordinatif dan dibawa binaan gubernur dan melibatkan semua instansi terkait termasuk Kapolda, Kejaksaan, Imigrasi, Nakertrans, BPN, dan ESDM pokoknya dari setiap unsur kita libatkan, tim ini diharapkan nantinya ketika ada masalah dilapangan pihak terkait bisa duduk bersama untuk mencari solusi, apalagi dengan adanya kemudahan yang diwacanakan pemerintah pusat agar kebijakan antara pemerintah daerah, maupun dari instansi lain tidak megalami tumpang tindih kebijakan terkait permasalahan investasi,” tutupnya. HYT

Komentar

News Feed