oleh

Jelang UNBK, SMK Negeri 2 Palu Gelar Simulasi

-Kota Palu-dibaca 735 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dijadwalkan pada tanggal 3-6 April 2017, SMK Negeri 2 Palu, Senin 13 Februari 2017 laksankan simulasi UNBK, dengan melibatkan seluruh peserta UNBK SMKN 2 Palu.

Tahun ini, dipastikan peserta UNBK berjumlah 528 orang, terdiri dari siswa SMKN 2 Palu sebanyak 444 siswa dan SMK PGRI Palu sebanyak 84 siswa. Dengan fasilitas komputer yang disediakan sebanyak 176 unit.

Hal ini disampaikan Kepala SMKN 2 Palu Kasman, saat ditemui di sela-sela persiapan simulasi. Simulasi tersebut kata Kasman bertujuan untuk mengetahui sejauh mana persiapan sekolah dan siswa dalam menghadapi UNBK tersebut. Mengingat hal ini ada keterkaitan dengan fasilitas, ruangan dan jaringan Wi-fi.

Baca Juga :   Ninik Rahayu: Kemerdekaan Pers Harus Ditopang Dua Pilar Penting

“Tahun ini kami akan menggunakan lima ruangan karena SMK PGRI juga bergabung bersama kami, siswanya sebanyak 84 orang dan dari SMKN 2 Palu sendiri sebanyak 444 orang, jadi akumulasinya sebanyak 528 orang,”tutur Kasman.

Namun untuk simulasi kali ini, SMK PGRI Palu belum dilibatkan, mengingat peserta UNBK SMK PGRI Palu dipastikan melakukan simulasi sendiri di sekolahnya. “Belum, mereka juga akan melakukan simulasi sendiri di sekolahnya, inikan hanya menguji kesipaan saja,”terang Kasman.

Kasmam melanjutkan, terkait persiapan fasilitas komputer, selain mempersiapkan sekitar 176 unit, pihak sekolah juga mempersiapkan lima unit untuk setiap jurusan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya masalah pada komputer yang digunakan peserta.

Baca Juga :   PERAYAAN HARI BHAYANGKARA KE-76, 180 Penderita Katarak dan Hernia Jalani Operasi Gratis di Palu

Begitu pula terkait server, pihak sekolah telah menyiapkan sekitar 7 unit server, karena menggunakan sebanyak lima ruangan. “Servier yang kami gunakan itu sekitar tujuh unit, karena tahun ini kita akan mengguanakan lima ruangan,” kata kasman

Sementara terkait jaringan internet, saat ini pihaknya menggunakan jaringan yang berbeda dengan tehun sebelumnya. “Kalau tahun lalu kita menggunakan speednet, tahun ini kami jalin kerjasama dengan PT Telkom yakni menggunakan pastinet, jadi khusus diruangan lep itu kami menggunakan pastinet, tapi kalau untuk pembelajaran di kelas-kelas kami mengunakan Wifi Indihome,” jelasnya. HYT

Komentar

News Feed