oleh

SDN 2 PANAU TAWAELI , Ruang Pertemuan jadi Kantin

SULTENG POST – Ruang pertemuan Sekolah Dasar Negeri 2 Panau Kecamatan Tawaeli berubah fungsi menjadi kantin sekolah. Pasalnya atap dan kayu plavon telah lapuk.

Kepala Sekolah SDN 2 Panau, Suhardin mengakukondisi ruangan pertemuan tersebut telah lama dan butuh untuk segera direhab, namun hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak terkait.

“Sudah berapa kali kami mengajukan surat permohonan bantuan untuk memperbaiki ruang pertemuan ini mulai dari kepemimpinan kepala sekolah lama hingga, saya menjadi kepala sekolah yang baru di sekolah ini namun, belum ada konfirmasi yang diberikan oleh dinas tersebut.

meskipun mereka sudah pernah datang kemari untuk melihat kondisi ruangan tersebut,” katanya kepada Sulteng Post, Selasa (2/9/2014).

Menurutnya, meski ruangan tersebut menjadi kantin, pihak sekolah selalu memberika imbauan kepada pemilik kantin dan siswa untuk selalu waspada, karena sewaktu-waktu kayu atau genteng bangunan itu bisa jatuh dan dapat membahayakan nyawa siswa serta pemilik kantin.

“Ruangan itu sangat dekat dengan ruang kelas siswa sehingga, tidak jarang siswa bermain ditempat tersebut. Kami hanya bisa melarang dan mengontrol siswa jika mereka sudah istrahat,” katanya.

Selain ruang pertemuan, Suhardin juga mengatakan, ruang perpustakan dan ruang belajar siswa juga mengalami hal yang sama. Beruntung, ruang belajar sementara direhab dan ruang perpustakaan juga telah mendapat bantuan dari Bank Indonesia.

“Dengan adanya Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kami mendapatkan bantuan pembangunan ruang perpustakaan sebesar Rp30 juta. Dan rencananya kami akan gunakan ruangan tersebut sebagai ruang guru karena, ruang perpustakan yang baru sudah ada kami buat dekat dengan tempat itu,” katanya. Novri

Komentar

News Feed