oleh

Bupati Hapus Penyediaan Bibit Sawit

SULTENG POST- Tahun anggaran 2015, Bupati Morowali Utara (Morut) Abdul Haris Renggah mengambil kebijakan menghapus penyediaan bibit sawit gratis bagi masyarakat.

Program pemberian bibit memang ditiadakan di tahun 2015, namun bukan berarti pemerintah tidak memiliki komitmen terhadap sektor perkebunan.

Menurut Kepala Bappeda Morut, Musda Guntur, setelah pembagian bibit yang dilakukan sejak sebelum mekar dari kabupaten induk Morowali kini saatnya pemerintah harus lebih fokus pada upaya peningkatan produksi dan mutu dari hasil perkebunan masyarakat.

Karena dari data produktivitas standar nasional, produktivitas dari masyarakat di Kabupaten Morut masih rendah, sehingga diperlukan upaya-upaya yang mendukung peningkatan produksi dan mutu sawit tersebut.

Hal ini juga didukung dari hasil evaluasi pengadaan bibit, dimana permintaan bibit oleh masyarakat di tahun 2014 digunakan untuk penyisipan saja.

Baca Juga :   HUT Morut, Desa Bunta Terima Penghargaan Dari Bupati

Karena mengingat lahan potensial untuk ditanami sawit sudah kurang memadai.
Pembagian bibit gratis yang dilaksanakan setiap tahun juga disinyalir menurunkan perhatian masyarakat pada uapya pemeliharaan dan produksi tanaman.

“Jadi pengadaan bibit sawit tahun 2015 ditiadakan,” katanya baru-baru ini.
Menanggapi hal itu, Camat Mori Atas, Romelius Sapara meminta penghapusan bibit sawit ini perlu ditinjau kembali lantaran program tersebut memberatkan para petani sawit di wilayahnya.

“Kami harap perlu ditinjau kembali sebab di Desa Tabarano tekstur lahan warga tandus, tidak dapat ditanami tanaman lain, selain kelapa sawit,” ujarnya.

Tumbuhan sawit bisa dikembangkan di lahan dengan tektur tanah tandus, sehingga sangat cocok untuk warga di Desa Tabarano.
Ratusan hektar lahan milik warga di desa setempat menjadi tidur lantaran tidak dapat ditanami tumbuh-tumbuhan lainnya.

Baca Juga :   Kafilah Bungku Tengah Juara Umum MTQ Morowali

“Sawit ini termasuk tanaman tangguh yang tetap hidup meski di lahan kering sekalipun. Jadi cocok untuk warga di Desa Tabarano,” tuturnya.
Dia mengahrapkan agar pemkab melalui Dinas Pertanian tetap menganggarkan melalui APBD tahun 2015 pengadaan bibit sawit. IVAN

Komentar

News Feed