oleh

SMK TAWAELI, Penerapan Kurikulum 2013 Belum Maksimal

SULTENG POST – Wakil Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Islam Tawaeli Bidang Kesiswaan, Ulfad mengaku keterlambatan buku menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya penerapan kurikulum 2013 di sekolah ini.

“Sistem kurikulum 2013 telah kita laksanakan sejak tahun ajaran baru, namun, akibat keterlambatan buku, banyak guru yang masih dalam tahap penyesuaian dengan sistem pembelajaran kurikulum itu,” katanya kepada Sulteng Post, Selasa (2/9).

Menurutnya, hingga kini buku yang diterima SMK Nurul Salam belum lengkap. Sehingga memperlambat proses pembelajaran dan penerapan kurikulum 2013 tersebut.

“Dua buku lagi yang belum kami terima sehingga kami agak lambat namun, kami sudah meminta kepada dinas terkait untuk mendatangkan buku tersebut, belum lagi kami masih harus menggandakan beberapa buku yang ada agar seluruh siswa dapat,” katanya.

“Kami hanya menggunakan CD player yang diberikan untuk menjalankan sistem tersebut sebelum adanya buku yang akan diberikan. Sehingga, biar tidak adanya buku kami tetap harus menjalankan sistem meskipun agak sulit,” jelasnya.

Selain itu, Ulfad mengatakan sistem kurikulum yang baru ini juga mengakibatkan siswa harus pulang lebih lama dari yang sebelumnya.

“Terkadang siswa pulang pada jam 14.15, namun dengan kurikulum 2013 ini membuat para siswa harus pulang jam 15.00,” katanya. Burik.

Komentar

News Feed