oleh

Nelayan Bagan di Tolitoli Tewas

-Kab. Tolitoli-dibaca 425 kali

SULTENG RAYA- Seorang nelayan bagan bernama Jamal, warga Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan, tewas secara mengenaskan akibat kecelakaan kerja saat sedang mengangkat jaring di bagannya, Senin (23/1/2017) sekitar pukul 05.30 wita.

Kasubbag Humas Polres Tolitoli IPTU Kinsale mengatakan, kronologis kejadian berawal saat korban bersama delapan orang rekannya sedang menarik jaring untuk diangkat keatas bagan milik Anwar, yang juga sekaligus sebagai juragan bagan saat sedang mencari ikan di perairan Pulau Kabetan Kecamatan Ogodeide.

Pada saat posisi dalam keadaan memutar katrol manual yang berada diatas bagan tersebut, secara mendadak tali pengikat jaring putus sehingga gulungan tali yang dibuat secara manual dari kayu berputar balik menimpa kepala korban Jamal dan seketika itu juga korban langsung terjatuh ke laut.

“Saat itu posisi korban sedang memutar katrol manual, namun sementara diputar tiba-tiba tali yang ada jaringnya putus dan gagang kayu katrol manual langsung menghantam korban dengan sangat mengenaskan, yang pada akhirnya langsung jatuh kelaut,” kata IPTU Kinsale kepada Sulteng Raya, Selasa (24/1/2017).

Dikatakannya, saat melihat posisi korban Jamal jatuh ke laut, secara spontanitas rekan korban bernama Majid langsung mengangkat jaring dengan cara ditarik, dikarenakan pada saat jatuh kelaut posisi korban sedang berada didalam jaring ikan dan langsung mengangkat korban keatas bagan dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Setelah korban diketahui meninggal, rekan-rekannya langsung megevakuasi korban menuju kedarat dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli, untuk divisum,” jelasnya.

Usai dilakukan Visum Et Refertum, jenazah langsung dibawah ke rumah duka di Jalan Tadulako empat Kelurahan Panasakan, untuk disemayamkan. Sementara delapan rekan korban langsung dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih didalami oleh polisi namun jika ditemukan ada unsur kesengajaan, pihaknya akan melakukan proses hukum lebih lanjut. SBR

Komentar

News Feed