oleh

Legislator Siap Kembalikan Mobil Dinas

SULTENG POST – Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang tidak terpilih kembali menyatakan secara sukarela akan mengembalikan mobil dinas yang mereka gunakan, sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam proses penarikan mobil dinas itu.

“Mobil itu harus dikembalikan. Misalnya hari ini pelantikan, paling lambat besok kendaraan dinas saya kembalikan, sehingga bisa digunakan anggota DPRD berikutnya,” kata Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Asgar Djuhaepa, Senin (1/9).

Pada periode 2009-2014 setiap anggota DPRD mendapat kendaraan operasional Toyota Avanza untuk anggota biasa, Honda CRV dan Nissan X-Trail untuk ketua-ketua komisi, Toyota Fortuner dan sebuah sedan Camry untuk tiga wakil ketua, serta sebuah Jeep Wrangler dan sebuah sedan Camry untuk ketua DPRD.

“Diminta atau tidak, akan kami kembalikan,” kata Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tengah itu.

Asgar mengatakan sikap yang demikian ini akan memudahkan pemerintah daerah dalam proses penarikan kendaraan dinas operasional anggota DPRD, sehingga bisa digunakan lagi untuk anggota dewan berikutnya.

“Kalau kami kembalikan sekarang, apa yang kami pakai, sementara pelantikan baru akan dilakukan pada 25 September,” katanya.

Dia mengatakan anggota DPRD tidak punya hak menerima mobil dinas, kecuali mereka yang memegang jabatan pimpinan dewan. “Kemungkinan dapat satu kendaraan dinas,” katanya.

Asgar mengimbau kepada anggota DPRD khususnya dari PPP yang tidak terpilih lagi menjadi anggota DPRD periode 2014-2019 agar mengembalikan mobil dinas yang dipinjamkan kepadanya, jika tidak punya hak untuk dihadiahkan kepadanya.

“Jangan sampai nanti disurati, baru dikembalikan. Itu bikin malu partai,” katanya.

Anggota DPRD lainnya, Baso Opu Andi Syafruddin mengatakan dirinya secara legowo juga akan mengembalikan mobil dinas Avanza yang dipinjamkan pemerintah daerah kepadanya setelah pelantikan anggota DPRD yang baru pada 25 September 2014. “Itu bukan hak kita,” katanya.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, pihak Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tengah kesulitan menarik sebagian mobil dinas yang dipinjamkan kepada anggota DPRD, karena ada oknum yang enggan mengembalikan, setelah tidak lagi menjadi anggota dewan. ANT

Komentar

News Feed