oleh

Pemkot Palu, 154 Jabatan Hilang

-Kota Palu-273 views

SULTENG RAYA – Imbas dari Implementasi PP no 18 PP 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, sebanyak 154 jabatan eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kota Palu, hilang.

Hal itu juga menyusul ditetapkannya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkot Palu tahun 2017, yakni berjumlah 21 dinas dan 5 badan. Jumlah dinas itu bertambah dari sebelumnya yang hanya 14 dinas. Formasi OPD baru itu juga telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Palu nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Sehingga dengan adanya OPD baru tersebut, Pemkot Palu melaksanakan uji kesesuaian yang diikuti kurang lebih 800 PNS pada posisi kasie, kasubag, kabid, kabag hingga Sekdis. Uji kesesuaian dilaksanakan sejak Jumat (23/12/2016) di ruang rapat lantai III Setda Kota Palu, dengan dipimpin langsung Wali Kota Palu Hidayat, didampingi   asisten I, II dan III Setda Kota Palu serta Kepala BKD kota Palu.

Baca Juga :   Target Melayani 1.200 Penyintas Bencana, Pemprov Sulteng Bangun Dapur Umum di Sulbar

“Setelah kita melakukan penyusunan menemukan ada sebanyak 154 jabatan akan hilang, sehingga seleksi ini bertujuan untuk mengetahui siap – siapa yang akan dihilangkan dari jabatan nantinya, untuk mewujudkan peraturan baru itu. Sisi yang akan dinilai dari kegiatan ini yakni performance serta dengan wawancara mengenai tugas-tugas yang dilaksanakan selama ini,” jelas Wali Kota Palu, Hidayat yang ditemui disela – sela uji kesesuaian, Selasa (27/12/2016).

Menurutnya, tanpa  uji kesesuaian seperti ini, pihaknya akan kesulitan menentukan siapa saja yang akan pantas atau tidak untuk dipertahankan.

“Melalui wawancara atas apa-apa yang telah mereka kerjakan selama ini, penjelasan dari mereka itulah yang akan dinilai,“ kata Hidayat.

Baca Juga :   UPT Wilayah IV Disdikbud Palu Berikan Kirim Bantuan ke Sulbar

“Selain menilai kinerja, uji kesesuaian juga dimaksudkan untuk melihat secara langsung kondisi fisik yang bersangkutan, apakah masih energik atau sudah sakit dan sebagainya yang tidak memungkinkan lagi dirinya untuk menduduki jabatan,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut Hidayat menjelaskan setelah pelantikan eselon II maka dilanjutkan dengan eselon III dan IV. Ia pun mengaku tidak akan melakukan Reshuffle Birokrasi.

“Saya tidak akan merombak birokrasi ini secara besar-besaran, sepanjang dia (pejabat) masih bagus akan kita pakai, namun sebaliknya jika dia sudah tidak mampu kita cabut karena banyak yang menunggu. Demikian pula dengan pejabat eselon II, kalau sudah tidak mampu kita cabut ditengah jalan seperti pemain bola kita lakukan pergantian pemain,” terang Hidayat.

Baca Juga :   Lagi, Disperdagin-Dinkes Bagi 500 Masker di Pasar Masomba

“Siapa-siapa nantinya eselon III dan IV yang dicabut tidak perlu berkecil hati dan menunggu antrian selanjutnya,” pungkasnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Kepala BKD Kota Palu Muh Rifani Pakamundi. Dia mengatakan uji kesesuaian diberlakukan kepada seluruh eselon III dan IV dilingkup Pemkot Palu.

Dia mengatakan kegiatan ini merupakan konsekuensi dari Implementasi PP No 18, dimana ada kurang lebih dari 154 Jabatan akan hilang. Sehingga pemkot menggelar kegiatan ini dan wajib diikuti oleh seluruh PNS pada golongan eselon tersebut.

“Jadi kalau ada PNS yang memang tidak mau mengikuti kegiatan ini maka ketika ada pengisian jabatan, berarti yang bersangkutan sudah tidak ingin jabatan itu lagi,” ujarnya. ROA

Komentar

News Feed