oleh

Sarlan Yatim Piatu dengan Segudang Prestasi

SULTENG RAYA – Sebagai seorang anak yatim piatu, Sarlan hanya menghabiskan waktunya bermain didalam hutan bersama teman-teman sebayanya di wilayah Pantai barat Kabupaten Donggala.

Kebiasaan Sarlan yang bermain didalam hutan mengantarkannya menjadi atlet tinju setelah bakat Sarlan diasah oleh pelatihnya sekarang, Dilham.

Hal tersebut berawal saat Dilham yang juga guru olahraga di SMAN 7 Palu, mengunjungi salah satu desa di wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala. Dilham melihat Sarlan saat bermain didalam hutan. Ia pun memanggil Sarlan untuk diajak ke Kota Palu dan disekolahkan di salah satu sekolah di Kota Palu.

Tawaran tersebut tidak langsung diterima Sarlan yang pada akhirnya menjadikannya sebagai seorang atlet tinju dengan segudang prestasi, diantaranya juara III cabang tinju pada Popda Kota Palu tahun 2014, juara I tinju pada Popda Buol tahun 2016.

Baca Juga :   Lanjutkan PJJ, Kepsek Ajak Warga Sekolah tetap Tingkatkan Disiplin

Saat ditemui media ini, Sarlan mengaku sangat mengidolakan petinju Filipina Manny Pacquiao dan bercita-cita menjadi petinju prefesional.

“Manny Pacquiao adalah idola saya, saya ingin seperti dia, menjadi petinju prefesional dan dikenal banyak orang,” tutur siswa kelas VIII SMPN 16 Palu ini. AMI

Komentar

News Feed