oleh

Lurah Minta Pengerukan Sampah Drainase

-Kota Palu-136 views

SULTENG RAYA – Guna menghindari genangan air dikala hujan yang sering terjadi di wilayahnya, Pemerintah Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur meminta kepada pemerintah kota (Pemkot) Palu khususnya kepada dinas terkait untuk memprioritaskan pengerukan dan pembangunan drainase untuk wilayah Besusu Tengah.

Lurah Besusu Tengah, Maafid, kepada Sulteng Raya mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada Pemkot Palu dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Tata Ruang untuk melakukan perbaikan berupa pengerukan terhadap beberapa drainase yang banyak terdapat timbunan sampah.

Kumala Digifest

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, tingginya volume timbunan sampah pada drainase sering menyebabkan genangan banjir, ini yang perlu kita atasi bersama, salah satunya dengan upaya pengerukan dan pembangunan drainase baru,” tuturnya.

Baca Juga :   Delapan Jukir Liar di Palu Ditangkap

Adapun titik drainase yang diusulkan untuk dilakukan upaya pengerukan sampah diantaranya yaitu di sepanjang jalan Suprapto hingga jalan Gatoto Subroto dan di jalan Tadulako hingga jalan Cik Ditiro.

“Saya kira pengerukan drainase di wilayah kami perlu mendapat perhatian utama dari pemkot Palu, apalagi mengingat wilayah Besusu Tengah berada di tengah kota, sangat tidak baik jika setiap kali hujan turun selalu terjadi genangan banjir akibat timbunan sampah pada drainase,” katanya.

Selain itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya kepada pemilik toko agar memperhatikan kebersihan drainase dari tumpukan sampah serta menyediakan pintu kontrol drainase agar aliran air saat hujan turun tidak terhambat.

Baca Juga :   KORMI Palu Gandeng Persekot Gelar Senam Massal Rutin

“Kesadaran warga masih minim dengan membuang sampah di sembarang tempat termasuk membuang sampah di saluran air, namun kami terus mencoba meminimalisir sampah tersebut, kami harapkan kerja sama seluruh warga masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan,” tandasnya. FDL

Komentar

News Feed