oleh

Hari Juang Kartika, Korem 132/Tdl Gelar Bhakti Sosial TNI

-TNI/Polri-211 views

PALU, MERCUSUAR- Kepala Staf Korem 132/Tadulako Letkol Inf Andrian Susanto membuka kegiatan Bhakti Sosial TNI dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TA. 2016 di RS Wirabuana Palu yang dihadiri oleh para Kasi Korem, Dansatdisjan, Kabalak dan Perwakilan Persit KCK Korem 132/Tadulako serta para anggota dan masyarakat Kota Palu, Sabtu (10/12/2016).

Dalam sambutannya, Kasrem 132/Tadulako Letkol Inf Andrian Susanto mengatakan bahwa Bhakti Sosial seperti ini sudah sering dilaksanakan dan senantisa selalu bekerja sama dengan elemen masyarakat lainnya yang peduli terhadap kesulitan masyarakat kurang mampu.

“Harus disadari bersama bahwa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut, tidak bisa hanya dengan saling menyalahkan satu sama lain akan tetapi yang dibutuhkan adalah bagaimana semua pihak mau berbuat secara nyata membantu masyarakat yang kurang mampu dan sangat dibutuhkan oleh mereka,” jelas Kasrem, Sabtu (10/12/2016).

Lanjut Kasrem, kegiatan Bhakti Sosial yang dilaksanakan tahun ini berupa Donor Darah, Sunatan Massal dan Pelayanan KB Kes yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas BKKBN Kota Palu disertai dengan pembagian sembako.

Menurut Kasrem, Bhakti Sosial ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI kepada warga masyarakat khususnya yang kurang mampu sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Di tengah situasi ekonomi seperti sekarang ini, tentunya menimbulkan pengaruh yang tidak sedikit bagi perekonomian masyarakat, karena akan semakin banyak warga masyarakat yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, melalui kegiatan Bhakti Sosial ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban bagi masyarakat kurang mampu yang ada di Kota Palu, dan dengan kegiatan seperti ini berarti semua telah turut serta membantu meringankan beban yang dialami saudara-saudara kita sesama hamba Tuhan,” lanjut Letkol Andrian.

Dikatakannya, pada hakekatnya kegiatan semacam ini mengandung dua aspek, yakni yang berkaitan dengan kemanusiaan dan aspek peningkatan kesehatan masyarakat. Dilihat dari aspek kemanusiaan, kegiatan ini mengandung makna sebagai wujud kesetiakawanan sosial, rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap warga masyarakat yang membutuhkan. Sedangkan dilihat dari aspek kesehatan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya arti kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.

“Sehingga diharapkan kepada semua pihak agar kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momen untuk senantiasa melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan secara teratur dan berkelanjutan dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan diharapkan dapat meningkatkan dukungan moril bagi sesama, serta dapat meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan,” tutur Kasrem.

Dalam pelaksanaan Bhakti Sosial ini diperoleh pendonor darah sebanyak 48 orang, Sunatan Massal sebanyak 89 orang dan peserta pemasangan alat KB Kes sebanyak 10 orang yang terdiri dari Inplan 2 orang, IUD 7 orang dan Suntik 1 orang. */YAT

Komentar

News Feed