oleh

Pemkot Target Adipura Buana 2018

-Kota Palu-176 views

SULTENG RAYA – Pemkot Palu kembali menargetkan meraih piala adipura tahun 2018.

Untuk memenuhi target tersebut, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palu telah menyusun program pengelolaan lingkungan dan persampahan yang rencananya mulai dilaksanakan tahun 2017.

Namun target kali ini ungkap Kepala BLH Kota Palu, Musliman Dg Malappa hanya untuk merebut piala adipura jenjang satu, yakni adipura buana. Pasalnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi terkait manajemen pengelolaan sampah dan lingkungan di Kota Palu.

“Kita target adipura buana dulu karena kita baru mencoba kembali menyusun program dan kegiatan terkait sampah dan lingkungan,” kata Musliman, Rabu (14/12/2016).

Menurutnya, terdapat tiga jenis kategori adipura. Pertama kategori buana, kedua kirana dan ketiga adipura paripurna. Syarat dan ketentuan untuk kategori buana diantaranya pembenahan managemen pengelolaan sampah dan penataan lingkungan serta mendorong upaya pemanfataan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Kalau aAdipura kirana dan paripurna itu sudah menyangkut prilaku masyarakat terhadap sampah dan lingkungan. Makanya target kita masih sebatas pada dekorasi dan penataan kota dulu,” jelasnya.

Terhadap target itu, tahun 2017 BLH akan menggalakkan program peningkatan sarana dan prasarana. Termasuk penataan sungai dan titik-titik lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) berbasis kelurahan.

“Kita sudah memetakan titik-titik pebangunan TPS itu termasuk jalur angkutnya. Sehingga nanti truck armada pengangkut sudah memiliki jalur tetap yang mencakup seluruh lingkungan di Kota Palu,” terangnya.

Pihaknya juga mendorong pembentukan bank sampah disekolah dan lingkungan masyarakat. Hal ini menrupakan salahsatu penunjang yang menjadi syarat dalam kategori adipura buana.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Tentunya ini harus dilakukan secara simultan oleh masyarakat dan stake holder. Sebab parameter untuk mengukur layak tidaknya mendapat adipura adalah program tersebut,” jelasnya.

Untuk lingkungan dan dekorasi kota terkait program pengijauan, tahun 2017 nanti pihaknya akan mewajibkan pemilih ruko jalan-jalan protokol untuk menanam bibit pohon. Teknisnya dua ruko berdampingan siapkan satu pohon.

“Pemilik ruko ini kita tugaskan untuk memelihara. jika pohon itu mati, maka konsekwensinya pencabutan izin usaha. Dengan begitu kita berharap kontribusi terhadap program itu berjalan lancar,” tuturnya.

Musliman menambahkan, komitmen meraih adipura buana tahun 2018 telah menjadi target Walikota Palu. Walikota bahkan telah membentuk satuan tugas (Satgas) kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan (K5) untuk menunjang pencapaian target itu.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Satgas K5 ini nantinya yang turun langsung menggerakkan dan menjadwalkan program kebersihan lingkungan hingga mengawasinya. Disitu akan sanksi adat jikaada warga yang tidak ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Musliman berharap program kegiatan yang rencananya berjalan awal tahun 2017 mendapat dukungan semua pihak. Penilaian tahap pertama adipura menurutnya dilaksanakan pada September 2017.

“Jika lancar, maka kita sudah siap menghadapi penilaian tahap dua yang dijadwalakan awal tahun 2018,” kata Musliman ROA

Komentar

News Feed