oleh

Khatib Harus Sampaikan Dakwah Santun

-Kota Palu-dibaca 494 kali

SULTENG POST  – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu mengimbau kepada khatib dan dai untuk menyampaikan dakwah yang ramah dan santun kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua MUI Kota Palu Zainal Abidin  yang menyatakan bahwa sebaiknya hindari dakwah yang dapat memberikan dampak terhadap runtuhnya harmonisasi antara sesama manusia dan antar sesama pemeluk agama.

“MUI mengingatkan kepada para khatib dan dai untuk hindari pesan-pesan dakwah yang dapat memutuskan hubungan silaturahmi sesama masyarakat dalam kehidupan sosial,” ungkap Zainal Abidin, Jum’at (11/11).

Rektor IAIN Palu itu menegaskan bahwa khatib dan dai memiliki kewajiban untuk membina umat, yaitu memberikan pemahaman kepada umat Islam tentang nilai-nilai perbedaan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :   MONEV PROGRAM NASIONAL, BPOM di Palu Harap Masyarakat Makin Melek ‘Pangan Aman’

Bahkan, mereka juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan memupuk hubungan sosial kemasyarakatan dan toleransi antara sesama pemeluk agama dalam menjalani kehidupan sosial.

Selain itu, kata dia, khatib dan dai juga berkewajiban untuk menjaga dan memelihara nilai-nilai kebangsaan untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Khatib dan dai termasuk sebagai pihak yang memiliki kewajiban untuk menjaga persaudaraan, menjaga kedaulatan bangsa berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan untuk keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia menyebut khatib dan dai tidak perlu mencampuri polemik dugaan penistaan agama yang saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian, sebagai institusi yang berhak menangani masalah hukum, untuk penyelesaian masalah.

Hal itu biarkanlah menjadi kewenangan pihak kepolisian sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan jangan lagi dibesar-besarkan yang hanya akan menambah problem bangsa.

Baca Juga :   Brimob Sulteng Razia THM di Palu

Dirinya berharap agar pihak kepolisian dapat menempatkan hukum pada posisinya dan menegakkan hukum seadil-adilnya di NKRI, agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pihak kepolisian meningkat.

“Tugas kita saat ini yaitu memberikan pemahaman kepada umat, masalah dugaan penistaan agama kita serahkan kepada pihak yang berwajib, dan berharap agar hukum dapat di tegakkan seadil-adilnya,” urainya. WAN

Komentar

News Feed