oleh

Pembagian Kapal Harus Merata

SULTENG POST – Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Parmout diminta melakukan pemerataan dalam proses pembagian bantuan kapal kepada kelompok nelayan di Kabupaten Parmout.

Hal itu diungkapkan, Arifin Dg. Palalo, Anggota Komisi II DPRD Parmout saat pembahasan anggaran tingkat komisi.
Dia mengatakan, pemberdayaan masyarakat khususnya nelayan, sebagai upaya untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraannya, sebaiknya dilakukan secara merata. Tanpa memprioritaskan kelompok tertentu karena kemungkinan ada hubungan emosional.

Sebab menurut dia, berdasarkan laporan yang diterimanya dari masyarakat nelayan di beberapa wilayah di Kabupaten Parmout, ada kelompok nelayan yang menerima bantuan lebih banyak dari kelompok lainnya. Bahkan, ditemukan ada satu kelompok yang hanya menerima satu bantuan kapal.

“Kami minta ada pemerataan dalam pembagian bantuan kapal pada kelompok nelayan. Jangan karena ada hubungan kedekatan dengan pihak dinas, hanya beberapa kelompok saja yang diprioritaskan,” tandasnya.

Dia menambahkan, jika hal ini terus terjadi akan menimbulkan kecemburuan antar kelompok nelayan dan mengakibatkan permasalahan yang mungkin saja akan fatal. Untuk itu, seharusnya pemberian bantuan kepada setiap kelompok harus ada standarnya.

Misalnya, dalam satu kelompok dengan jumlah 10 orang bantuan kapal yang diberikan dua sampai empat kapal saja. Karena, kenyataan di lapangan, 10 orang dalam satu kelompok ternyata menerima masing-masing satu kapal.

“Ini kan akan menimbulkan kecemburuan di kalangan nelayan. Jadi harus ada standar yang ditetapkan, dilihat dari tingkat prioritasnya,” ujarnya.

Hal itu kata dia, hanya dilakukan pada bidang perikanan tangkap saja. Tetapi, pada bidang lainnya di Diskanlut juga harus diberlakukan. Sehingga, berbagai sektor yang menjadi capaian pada dinas tersebut dapat dicapai. OPPIE

Komentar

News Feed