oleh

Rokok Sumbang PAD Terbesar

-Kota Palu-191 views

SULTENG POST – Tahun 2016, penerimaan pendapatan daerah terbesar Kota Palu berasal dari pajak rokok sebesar Rp9,4 miliar. Selain DBH pajak rokok, tahun ini penerimaan daerah Kota Palu juga berasal dari cukai rokok sebesar Rp2,3miliar.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pendapatan 1 Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palu, Herman Farid.

Dia mengatakan penerimaan PAD tersebut dalam bentuk dana bagi hasil (DBH) pajak rokok dari pemerintah pusat. Dikatakannya, dalam setiap bungkus yang dibeli perokok, ada sekian persen pajak yang diambil oleh perusahaan industri rokok.

Pajak industri rokok itu selanjutnya disetor kepada pemerintah untuk kemudian dibagikan ke seluruh daerah termasuk Kota Palu.

Baca Juga :   Dinsos Palu Sudah Punya Rumah Singgah PPKS

Nilai penerimaan DBH pajak rokok menurutnya, lebih besar dari DBH pajak sumber daya alam seperti minyak dan gas yang hanya sebesar Rp7 miliar. Angka penerrimaan DBh rokok juga lebih besar dari serta DBH sektor sumber daya perikanan hanya sebesar Rp1miliar.

“Secara tidak langsung, perokok sebenarnya memberi penerimaan daerah yang cukup besar,” kata Herman, akhir pekan lalu.

Belanja DBH pajak rokok di Kota Palu jelas Herman, selanjutnya akan dibagi kedalam sejumlah program. Namun 50 persen diantaranya akan digunakan untuk upaya peningkatan infrastruktur kesehatan dalam upaya pencegahan resiko rokok, termasuk penegakan hukum tentang kawasan tanpa rokok (KTR).

‎Sedangkan 50 persen lainnya akan dibagi habis ke seluruh perangkat daerah yang ada.

Baca Juga :   Tak Masuk DPT, Warga Diakomodir Dalam DPTb

Anggaran untuk peningkatan infrastruktur kesehatan dan penegakan KTR itu diberikan kepada dinas kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dinas kesehatan akan membiayai program-program terkait pencegahan dampak rokok bagi masyarakat.Sisanya dibagi ke seluruh SKPD untuk program-program yang tidak berkaitan dengan rokok.

“Jadi sebenarnya ada dana pajak rokok yang digunakan untuk membiayai peningkatan infrastruktur kesehatan dalam upaya pencegahan bahaya rokok itu sendiri,” tambahnya. ROA

Komentar

News Feed