oleh

Legislator: Drainase Dalam Kota Buruk

-Kota Palu-310 views

SULTENG POST – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulteng Nasution Camang mengungkapkan pentingnya pembangunan sistem drainase moderen di Kota Palu.

Hal itu disampaikan sast Reses III Anggota DPRD Sulteng, Nasution H. Camang (Komisi II/Fraksi NasDem) dengan Masyarakat Dupa, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikolore, Kota Palu, Sabtu (29/10/2016) malam.

Dari diskusi selama kurang-lebih 2 jam tersebut, ada begitu banyak persoalan. Tetapi yang paling dikeluhkan antara lain: layanan dan kualitas air bersih; manajemen penanganan banjir dan sistem drainase yang sudah tidak layak; serta infrastruktur pertanian (kota) terutama jalan tani dan pengairan.

Menurut Tion, sistem drainase Kota Palu dipastikan sebagian besar dalam keadaan rusak dan tidak terhubung satu sama lain.

Baca Juga :   Longsor Peti Buranga, BPBD: Kemungkinan Akibat Curah Hujan Tinggi

Sehingga ketika musim hujan tiba, air cepat meluap dan meluber ke jalan. Membuat Kota dalam hanya hitungan jam bisa dilanda banjir.

Kata Tion perlu ada rencana detail untuk mengurus drainase. Kata dia, masalah drainase tidak bisa dipandang remeh karena menyangkut tata kota serta kesehatan warganya.

Tion mengusulkan pemda memulai pengelolaan drainase berbasis kelurahan. Anggaran bisa dibangun dengan metode Publik Privat Partisipatif melibatkan pengusaha dan pengguna jasa Kota Palu.

Programnya bisa berbasis padat karya sehingga ada semacam silabus resmi pengelolaan IPAL dan Drainase pada tingkat Kelurahan yang dioperasikan melalui peraturan daerah. ENG

Komentar

News Feed