oleh

Terkait Penertiban Lapak, Puluhan Pedagang Datangi Komisi II

SULTENG POST –  Puluhan pedagang dari Pasar Sentral Tagunu Parigi mendatangi Komisi II DPRD Parmout sebagai mitra Dinas Perdagangan dan Perinsudtrian Parmout, untuk mencari kejelasan terkait wacana pertiban kembali sejumlah lapak didalam pasar tersebut.

Welang, selaku koordinator pedagang mengatakan, penertiban lapak dengan alasan menjaga keindahan dan kebersihan pasar Sentral Tagunu Parigi, sebenarnya bukan baru sekali dilakukan oleh pihak kantor pasar sebagai pengelola pasar yang terletak di Kelurahan Kampal tersebut.

Hanya saja kata dia, penertiban lapak yang dilakukan berulang-ulang kali, dinilai sangat merugikan pedagang yang lapaknya menjadi sasaran penertiban itu. Bahkan, pihaknya harus rela pindah tempat beberapa kali, yang dampaknya mengurangi omset pendapatan.

Baca Juga :   Bupati Parmout Lantik 63 Kades

“Kalau memang jadi penertiban lagi dilakukan, sudah ketiga kalinya kami menjadi sasaran penertiban yang dilakukan pihak kantor pasar,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan diruang komisi II DPRD Parmout, Rabu (26/10/2016).

Apalagi kata dia, berdasarkan amatan pihaknya sasaran lapak yang akan ditertibkan termasuk milik puluhan pedagang yang mengadukan masalah itu ke DPRD Parmout, sudah dinilai tertib dan tidak mengganggu keindahaan pasar.

“Kemarin alasannya, hanya tenda-tenda yang dibentang diareal jalan yang akan ditertibkan. Tapi kenapa kami yang menjadi sasaran, sementara kami tidak menunggunakan tenda-tenda seperti yang dimaksud,” kata dia.

Berdasarkan hal itu, tujuan kedatangan pihaknya ke DPRD untuk meminta agar anggota Komisi II sebagai mitra, mencari kejelasan atas penertiban yang akan dilakukan. Sehingga, puluhan pedagang itu sudah siap dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi nantinya.

Baca Juga :   Pulau Tomini, Lestari Leluhur yang Harus Dijaga Bersama

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Parmout, I Made Yastina mengatakan, pihaknya akan membantu mencari tahu kejelasan terkait wacana penertiban lapak yang akan dilakukan oleh pihak kantor pasar.

“Saya belum bisa memberikan kepastian terkait masalah yang disampaikan ini. Tapi, nanti saya akan datang ke instansi terkait, agar mencari tahu soal itu,” ungkapnya dihadapan puluhan pedagang.

Dia menjanjikan, kejelasan terkait wacana penertiban lapak akan disampaikan kepada pedagang, usai koordinasi yang dilakukan pihaknya. Selain itu juga, pihaknya akan mengundang dinas terkait untuk menanyakan terkait permasalahan tentang pengelolaan pasar Sentral Tagunu Parigi.

“Ini kan ada pembahasan komisi untuk APBD, kami akan sempatkan juga menanyakan soal permasalahan pasar itu yang banyak terjadi saat ini,” tuturnya.OPI

Baca Juga :   Bupati Parmout Lantik 63 Kades

Komentar

News Feed