oleh

PEMBANGUNAN OUTBOUND, Pemerintah Desa Ngata Baru Diabaikan

-Kab. Sigi-dibaca 468 kali
SR Ads

SULTENG POST- Pembangunan rehab sarana outbound Taman Hutan Raya (Tahura) yang terletak di Desa Ngata Baru, Kecamatan Sigi Biromaru tidak diketahui oleh Pemerintah Desa setempat.

Pasalnya bahwa sejak dikelola rehab bangunan tersebut hingga saat ini pihak UPTD Tahura tidak melapor pada pemerintah desa setempat tentang keberadaanya, seakan pemerintah desa diabaikan.

Demikian dijelaskan Sekretaris Desa Ngata Baru Lustor Tandi kepada wartawan, belum lama ini.
Menurutnya, sampai saat ini proyek tersebut tidak diketahui darimana asal usulnya apakah menggunakan dana APBD atau APBN.
“Saya tidak tahu soal pembangunan di Desa Ngata Baru, apa yang sedang mereka lakukan, saya tidak ketahui pasti,” kata Sekretaris Desa Ngata Baru, Lustor Tandi.

Luston mengatakan, hal ini menjadi pertanyaan besar mengapa pihak UPTD Tahura selaku unit pelaksanaan yang bertanggung jawab atas rehab tersebut, tidak menyampaikan pada pihak pemerintah desa, sedangkan Tahura berada dalam lingkup Desa Ngata Baru, Kecamatan Sigi Biromaru.

“Begitupun masalah tentang retribusi yang didapatkan oleh UPTD Tahura dengan membuka taman wisata tidak melalui aparat desa setempat atau minimal harus ada pemberitahuan tentang pendapatan tersebut,” ujarnya.

Dia menuturkan, UPTD Tahura ini hanya namanya saja tinggal di Desa Ngata Baru, akan tetapi bukan menjadi aset desa tersebut.
“Saya berharap bahwa setiap pekerjaan yang masuk ke desa itu harus memberitahukan pada pihak pemerintah desa terlebih dahulu agar jika ada masalah desa yang menanganinya,” harapnya.

Dia meminta harus ada koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sigi dan pihak pemerintah desa setempat.
“Jangan hanya dijadikan batu loncatan saja, nanti ada masalah, baru bicara dengan pihak pemerintah desa,” tuturnya. BAIR

Komentar

News Feed