oleh

Fakultas Kehutanan, Seminar Internasional Ekosistem Hutan Sulteng

-Pendidikan-dibaca 663 kali

SULTENG POST – Untuk pertama kalinya Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan Seminar International dengan tema “ Heart of Celebes : Development and Research On Sustainable Forest Ecosystem Services in Celebes” belum lama ini.

Bertempat di gedung teater Untad, seminar internasional tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Prof. Roger D. Finlay dari Ilmu Agroteknologi Swedish University, Prof. Dr. Ir Mustafa agung Sarjono dari Universitas Mulawarman dan Prof. Dr. EKS Harini Muntasib, M.S dari Institut Pertanian Bogor.

Dalam seminat tersebut, narasumber membahas beberapa poin penting mengenai ekosistem hutan di Sulawesi Seperti Social Forestry from Sociological Aspects of the Humid Tropics in Indonesia, Forest Ecotourism Governance dan Ectomycorrhizal Fungi and Ecosystem Service in Boreal and Temperate Forest. Tema seminar yang mencakup masalah sosial dan ekonomi kehutanan, konservasi sumber daya hutan dan potensi pariwisata kehutanan mendapat apresiasi yang cukup besar dari peserta seminar yang berasal dari berbagai daerah seperti Palembang, Banten, Sulawesi Selatan serta Universitas Muhamadiah Sulteng, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Balain Taman Nasional Lore Lindu dan tim Taman Nasional Kepulauan Togean.

Baca Juga :   SD Gamaliel Palu Sukses Laksanakan US

Ketua Panitia pelaksana seminar, Dr. Yusran yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kehutanan Untad menuturkan bahwa diadakannya seminar internasional ini bertujuan sebagai wadah dan forum bagi peneliti, praktisi, dosen, mahasiswa dan siapa saja yang ingin menambah dan memperdalam wawasannya dalam hal ekosistem hutan yang ada di Sulawesi khususnya Sulawesi Tengah.

“Kegiatan Seminar Internasional ini juga dilanjutkan dengan mengunjungi Taman Nasional Lore Lindu untuk mengunjungi situs Megalitikum yang ada disana. Setelah itu field trip di lanjutkan dengan mengunjungi Danau Tambing  oleh peserta dan narasumber Seminar Internasional ini pada 21 dan 22 Oktober “ ujarnya. FDL

Komentar

News Feed