oleh

Bertemu Gubernur, PPI Favorit Janji Promosi Patung Megalith

-Metropolis-dibaca 271 kali

SULTENG POST – Gubernur Sulteng Longki Djanggola menerima kunjungan Putri Pariwisata Indonesia (PPI) Favorit tahun 2016, Rinda Arifdayanti di ruang kerjanya, Selasa (4/10/2016).

PPI favorit alias Miss Mice asal Kabupaten Poso berhasil meraih simpatik masyarakat Indonesia yang menyaksikan ajang kecantikan putri wisata di salah satu Tv swasta dengan meraih PPI terfavorit pilihan masyarakat Indonesia.

Pemilihan itu melalui pesan singkat (SMS) yang dikirim ke penyelenggara. Putri dari salah seorang wartawan di Poso itu, didampingi langsung oleh Bupati Poso Darmin A Sigilpu.

Dalam berbincangannya, Gubernur Sulteng berharap agar Rinda mampu mengangkat potensi wisata Sulteng ke nasional bahkan Internasional. Daerah Sulteng mempunyai banyak objek pariwisata yang perlu untuk dipromosikan, olehnya sebagai Miss Mice pilihan masyarakat Indonesia, Rinda diharapkan bisa dan mampu melakukan hal hal positif mengenai wisata Sulteng.

“Salah satunya Festival Danau Poso (FDP), itu penting sekali untuk diangkat karena itu merupakan objek wisata daerah yang bagus,” kata Longki.

Selain itu kata Longki, busana batik yang menjadi khas Kabupaten Poso dan patung megalith Palindo harus dipromosikan, karena itu bagian dari aset wisata daerah yang cukup langka dan dikabarkan hanya ada di Poso.

Longki sangat mengapresiasi dan mengaku bangga apa yang telah diraih oleh Rinda. Prestasi itu tidak lepas dari dukungan dari pemerintah daerah, baik Pemkab Poso maupun Pemprov Sulteng.

“Sampaikan pada mereka bahwa Poso bukanlah seperti yang masyarakat nilai, seram, menakutkan. Poso adalah daerah baik untuk tujuan wisata,” pintanya.

Diharapkan, agar Rinda terus meningkatkan karirnya terutama dalam mempromosikan potensi potensi wisata daerah Sulteng, khususnya Kabupaten Poso.

Senada dengan gubernur, Bupati Poso Darmin Sigilipu, akan terus memberi dukungan terhadap karir Rinda, baik dalam pendidikan maupun dalam kegiatan promosi wisata daerah.

Sementara itu, Rinda berterima kasih atas segala dukungan dan partisipasi pemprov dan Pemkab Poso. Dikatakannya, kemenangan yang diraihnya pada ajang itu merupakan bentuk dukungan masyarakat Sulteng.

Dalam final ajang itu, Rinda menggunakan busana batik Poso, kombinasi busana kulit kayu patung Palindo dan batik kembang khas Poso yang dirancang oleh Irfan Mangun, dan busana itu masuk lima busana terbaik.

Kedepan kata Rinda, dirinya akan terus mempromosikan berbagai potensi wisata dan semua kearifan lokal yang ada di Sulteng, utamanya Patung Megalith Palindo. Dimana Patung Megalith itu di Indonesia hanya ada di Poso.

Patung itu seperti kata dia, hanya ada dua di dunia, di Indonesia ada Kabupaten Poso dan di Amerika Latin di Negara Cili di Pulau Pasca. Salah satu menjadikannya pilihan terfavorit adalah Patung Palindo.

Mahasiswa Unsimar Poso sementer enam tersebut berharap doa dan dukungan Pemrpov Sulteng dan Pemkab Poso selalu ada dalam setiap event daerah dikerjakannya.

Menjelang event Festival Danau Poso (FDP) yang rencananya bakal mendatangkan artis ibu kota, Yuni Sara dan Krisdayanti, Rinda mengungkapkan telah melakukan berbagai promosi mengenai FDP semasa dirinya mengikuti ajang PPI, termasuk mengenai keamanan dan kenyaman di Kabupaten Poso.

Rinda menceritakan kepada rekan dan orang yang bertemu dengannya bahwa Poso bukanlah seseram yang seperti digambarkan oleh masyarakat Indonesia, Sulteng khsususnya.

Kabupaten Poso memiliki budaya dan adat istiadat yang saling menghargai satu sama lain. Menurutnya, apa yang menjadi penyampaiannya itu, direspon positif oleh rekannya dan orang sempat berbincang bincang dengannya. BOB

Komentar

News Feed