oleh

Warga Poso Ditemukan Tewas

-Kab. Poso-dibaca 708 kali
SR Ads

SULTENG POST- Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WITA, warga Poso Kota, Kabupaten Poso digemparkan oleh penemuan sesosok mayat di sebuah rumah di seputaran Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kasintuwu, Kecamatan Poso Kota Utara.

Saat ditemukan oleh pihak keluarga, kondisi jasad mayat tersebut sudah dalam kondisi yang membusuk.
Bahkan saat aparat keamanan dari tim identifikasi Polres Poso bersama sejumlah awak media terpaksa harus menggunakan masker karena bau yang sangat menyengat saat akan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso.

Tidak berapa lama, salah seorang anggota keluarga yang diketahui bernama Geverson Balebu kepada sejumlah wartawan mengatakan, kalau mayat yang ditemukan dalam rumah tersebut adalah adik kandungnya yang bernama Melvin Balebu alias Felix (54).

Baca Juga :   Jenazah Brigpol Janwar Dikebumikan di Tanah Kelahirannya Bogor, Meninggal Dunia saat Memburu DPO Teroris Poso

Geverson mengatakan, selama ini adiknya itu memang tinggal sendirian di rumah peninggalan orang tuanya.
Selain tinggal seorang diri, korban diketahui sebagai seorang yang selama ini mengalami penyakit gangguan jiwa dan terkesan tertutup dari lingkungan tempat tinggalnya.

“Biasanya kalau butuh mau makan, dia sering datang ke rumah saudara-saudaranya yang ada di kota,” katanya.
Terkait ditemukannya kondisi Melvin yang sudah menjadi mayat pagi itu, kata Gerverson, semuanya berawal dari anggota keluarga yang akan mengantarkan makan untuk korban pada pagi itu.

Pasalnya sudah sekitar empat hari korban tidak pernah mengunjungi anggota keluarga seperti kebiasaannya selama ini.
“Maksud berniat mengantarkan makan untuk dia, (korban) kami dengar malah sudah tidak bernyawa,” tutur Geverson yang juga Komisoner KPU Poso itu.

Baca Juga :   Jenazah Brigpol Janwar Dikebumikan di Tanah Kelahirannya Bogor, Meninggal Dunia saat Memburu DPO Teroris Poso

Sementara itu, Wakapolres Poso, Kompol Bogiek Sugiharto mengatakan, awalnya polisi mendengar adanya laporan dari keluarga terkait penemuan jasad korban.

Setelah itu pihaknya langsung menurunkan tim identifikasi reskrim Polres Poso untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan selanjutnya melakukan evakuasi korban ke RSUD Poso untuk diautopsi lebih jauh guna kebutuhan penyelidikan.

Saat disinggung apakah ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban? Bogiek menjawab, sejauh ini hasil olah TKP serta melihat kondisi yang ada pada tubuh korban, belum ada tanda-tanda kekerasan.

“Semuanya kita tunggu saja hasil autopsi yang akan dilakukan pihak tim medis di RSUD Poso,” katanya. SYAM

Komentar

News Feed