oleh

Tersangka Curanmor, Ternyata Oknum PNS DPRD Donggala

-Kriminal-246 views

 

SULTENG POST- Tim Khusus Tinombala (Tekab) Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng berhasil membekuk satu kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Jambu Kota Palu.

“Pelaku yang ditangkap tersebut diketahui laki-laki yang berinisial SY (39) yang merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala,” kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto saat diwawancara, Jum’at sore (16/9/2016).

Hari Suprapto mengatakan bahwa pelaku SY tersebut terlibat aksi kejahatan curanmor di 12 tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di Kota Palu maupun diluar dari Kota Palu. Barang bukti sementara yang berhasil didapat oleh Tekab Tinombala sebanyak 20 unit motor hasil curian.

“Saat ini tim masih melakukan pengembangan terus, dan diharapkan bisa mengungkap lagi kasus curanmor lainnya,” kata Hari.

Modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi curanmornya dengan menggunakan alat kunci T, dimana kunci T tersebut merupakan bahan yang terbuat dari baja sehingga apabila dimasukkan ke rumah kunci (tempat masuknya kunci motor-red), hanya memerlukan beberapa detik saja pelaku bisa membawa lari motor tersebut.

“Pelaku ini juga merupakan sindikat (Kelompok-red) curanmor, dirinya sudah melakukan aksinya sekitar satu tahun lebih,” jelasnya.

SY yang beralamat di Lasoani Kota Palu ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku Aco yang berhasil diamankan dalam penggerebekan di Tatanga Kota Palu beberapa waktu kemarin, yang juga merupakan gembong curanmor Kota Palu.

“SY ini spesialis curanmor di area rumah dan di jalan, mereka bisa memasuki halaman rumah, motor yang diparkir sementara dijalan dan kebanyakan melakukan aksi curanmornya itu pada siang hari, dan ancaman hukuman penjara yang akan diberikan kepada pelaku yakni tujuh tahun, sesuai dengan tindak pidananya yaitu pencurian dengan pemberatan Pasal 363 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana),” tutupnya. YAT

Komentar

News Feed