oleh

Pedagang Tetap Aktif di Hari Raya Kurban

SULTENG POST – Sebagian besar pedagang di Kota Palu, Sulwesi Tengah, tetap melaksanakan aktivitasnya seperti biasa pada hari raya Idul Adha 1437 Hijriah.

Di pasar tradisional Masomba Palu, Senin, tampak banyak pedagang yang tetap menggelar dagangan mereka setelah usai melaksanakan salat Idul Adha.

“Saya pada pagi hari melaksankan ibadah terlebih dahulu dan setelat selasai kembali melakukan aktivitas dagang di sini,” kata Udin, seorang pedagang daging sapi.

Meski pembeli tidak seramai hari sebelumnya, tetapi ada juga warga yang datang berbelanja di hari raya.

Dia mengaku, suasana yang cukup padat terjadi sehari menjelang hari raya Idul Adha meski harga jual daging sapi naik hingga mencapai Rp120 ribu/kg dari normalnya hanya Rp100 ribu/kg. Sampai malam hari sehari menjelang hari raya, suasana di pasar itu masih tetap padat.

Bahtiar, seorang pedagang ikan mengatakan tetap menjual di hari raya ini karena tidak semua warga melaksanakan hari raya.

“Kalau kami semua pedagang ikan tidak berjualan, bagaimana dengan warga lainnya yang membutuhkan ikan,” katanya.

Ia mengaku kembali menggelar dagangannya setelah melaksanakan sholat Id di masjid di dekat rumahnya.

Sementara itu suasana di tiga terminal angkutan penumpang di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini tampak sepi. Tidak ada satupun kendaraan angkutan kota antarprovinsi dan angkutan kota dalam provinsi (AKAP/AKDP) dan angkutan pedesaan yang tiba maupun diberangkatkan ke berbagai kota dalam dan luar Sulteng.

Terminal itu tampak sepi, bahkan tidak ada petugas di terminal, sehingga beberapa ekor ternak kambing yang berkeliaran di sekitar terminal.

Begitu pula di Terminal Tipo, Kecamatan Ulujadi, padahal sehari sebelumnya terminal ini masih cukup ramai.

Kondisi yang sama juga terlihat di Terminal Petobo, Kecamatan Palu Selatan yang merupakan terminal bus angkutan pedesaan trayek Palu-Palolo dan Palu Kulawi, Kabupaten Sigi.

Para pemilikik angkutan meliburkan karyawan mereka untuk merayakan Lebaran Haji bersama dengan keluarganya.

Diperkirakan pada Selasa (13/9) aktivitas di terminal-terminal itu akan mulai padat lagi.

Sinyo, seorang sopir angkutan pedesaan mengatakan hari ini tidak mengoperasikan armada karena hari raya, tetapi besok sudah kembali jalan untuk melayani para penumpang. ANT

Komentar

News Feed