oleh

Virus Zika Belum Masuk Palu

-Kota Palu-dibaca 469 kali

 

SULTENG POST – Ramai beredar virus Zika sudah mulai masuk Indonesia yang tertular lewat nyamuk ke penderitanya.

Virus ini dapat menyebabkan cacat pertumbuhan otak jika yang terjangkit adalah ibu hamil.

Dinas Kesehatan Kota Palu, melalui Sekretaris dinas Royke Abraham, mengatakan di Palu belum ditemukan pengidap karena virus ini.

“Untuk Kota Palu sendiri hingga sampai saat ini, tak ada kasusnya ditemukan dari laporan setiap puskesmas baik rumah sakit,” jelas Royke, Kamis (8/9).

Menurut Royke, orang yang terkena virus Zika mengalami gejala seperti demam berdarah dan orang awam tak sedikit mengira kasus ini tak ubahnya demam berdarah dengue.

Virus ini disebarkan nyamuk Aedes Aegypti, sehingga gejala orang yang terkena virus ini mirip terkena DBD yakni demam, tulang dan persendian terasa ngilu, lemas dan lesu.

Baca Juga :   Nakes Palu Dilatih Pemulasaran Jenazah Covid-19

Tapi ada perbedaan orang yang terkena virus Zika dan DBD, di mana demamnya tidak terlalu tinggi sekitar 38 derajat celsius, munculnya ruam lebar dan benjolan tipis, terkadang warnanya berubah menjadi merah tua.

“Dengan tanpa adanya nyamuk, virus itu tak akan berkembang. Bisa juga dilaksanakan dengan foging.

Kita galakkan itu saja sementara untuk antisipasi,” terang Royke.

Karena media penyebar virus adalah nyamuk Aedes Aegypti, makanya penanggulangannya sama seperti DBD, sehingga warga harus rajin memberantasan sarang nyamuk.

“Dari Kemenkes juga tak ada instruksi khusus terkait virus ini. Caranya menangani sama dengan virus dengan media penyebar nyamuk, yaitu menerapkan 3M Plus seperti pencegahan DBD,” tutupnya. TEN

Komentar

News Feed