oleh

Sigi Bantu Pembangunan Kampus II IAIN

SULTENG POST – Pemerintah Kabupaten Sigi, bersedia membantu pembangunan kampus II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, di Kecamatan Biromaru.

Bupati Sigi, Mohammad Irwan Lapatta menyatakan bahwa keberadaan kampus II IAIN Palu di Desa Pombewe, Kecamatan Biromaruakan, berdampak postif yang sangat banyak diberbagai aspek.

“Tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan SDM, melainkan memberikan dampak terhadap keterbukaan lapangan pekerjaan, peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkap Bupati Irwan Lapatta, Selasa (6/9/2016).

Bupati menyebut bahwa Pemkab Sigi akan membantu IAIN Palu dalam pengurusan kelengkapan administrasi seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta administrasi terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

Pemkab Sigi juga akan mengupayakan perubahan status lahan dari lahan pertanian menjadi pekarangan, agar lahan milik IAIN Palu dapat segera difungsikan untuk pembangunan kampus II.

Bahkan, akui Bupati, Pemkab Sigi akan berupaya menambah lokasi lahan milik IAIN Palu seluas 30 hektare, sehingga total lahan milik IAIN menjadi 50 hektare. Namun, penambahan lahan tersebut menunggu selesainya kontrak karya PT Haspam atas penguasaan Hak Guna Usaha (HGU) seluas kurang lebih 135 hektare.

“Kita menunggu selesainya kontrak karya tersebut, jika kontrak telah selesai dan tanah tersebut di kembalikan kepada Pemkab Sigi maka, pemkab berupaya untuk memenuhi kebutuhan IAIN Palu,” urainya.

Sementara itu Rektor IAIN Palu, Prof Dr H Zainal Abidin, menguraikan bahwa IAIN Palu dalam pengembangannya akan membangun kampus di Desa Pombewe Kecamatan Biromaru, dikarenakan lokasi kampus I tidak lagi memungkinkan.

Saat ini, akui dia, IAIN Palu telah memiliki lahan seluas kurang lebih 20 hektare di Desa Pombewe, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan dua gedung perkuliahan berlantai tiga dengan anggaran kurang lebih Rp. 35 Miliar pada awal tahun 2017.

“Namun, kita masih membutuhkan lahan kurang lebih 30 hektare. Nah ini yang kami butuh keterlibatan Pemkab Sigi dalam membantu IAIN untuk menambah lahan, agar IAIN dapat membangun gedung perkuliahan secara maksimal,” ujarnya.

IAIN Palu, sebut dia, juga telah mengusulkan permohonan dana kepada Islamic Development Bank senilai Rp500 miliar, lewat Kementerian Agama untuk pembangunan gedung kampus II. ANT““`

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed