oleh

Anggaran Dinas PU Parmout Rp48 Miliar Lebih

SULTENG POST- Anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) yang diberikan Tim TAPD Parmout mencapai Rp48 miliar lebih.

Anggaran tersebut rencananya dibagi ketiga kegiatan untuk tahun 2015 mendatang.
Hal itu dikemukakan Ketua Komisi III DPRD Parmout, Hazairin Paudi yang ditemui Sulteng Post di ruang komisinya usai melaksanakan rapat dengar pendapat dengan Dinas PU Parmout, Selasa (18/11/2014).

Dia mengatakan, sebagai mitra pihak eksekutif, pihaknya memandang perlu untuk mengundang Dinas PU Parmout untuk kepentingan pembahasan anggaran APBD tahun 2015 yang dilaksanakan dalam waktu dekat

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Dinas PU Parmout menyatakan anggaran yang diberikan kepada pihaknya senilai Rp48 miliar lebih.

Baca Juga :   Sekda Parmout Nyatakan ‘Rumah Presiden’ Bukan Aset Pemda

Rencananya, miliaran dana tersebut dialokasikan untuk tiga kegiatan yakni, pertama menyangkut lokasi Sail Tomini yang diperkirakan anggarannya sekitar Rp10 miliar, dengan sistem swakelola.

“Artian menyangkut Sail Tomini yakni, soal pematangan lahan lokasi Sail misalnya, pemerataan gunung Desa Pangi yang terdapat di depan Polres Parmout,” jelasnya.

Selain itu tambahnya, sarana pendukung pelaksanaan Sail Tomini yang nantinya disediakan tidak hanya berada dalam lokasi Sail saja.

Tetapi juga akan dibangun diluar lokasi, misalnya di Parigi atau sejumlah wilayah lainnya yang diperkirakan dikunjungi para tamu dalam event internasional tersebut.

Diperkirakan pihak Dinas PU lanjut Hazairin, anggaran untuk sarana pendukung tersebut sebesar Rp5 miliar. Kemudian yang terakhir, diluar ibu kota kabupaten yang ada kaitannya dengan pelaksanaan Sail, anggarannya sebesar Rp25 miliar.

Baca Juga :   Sekda Parmout Nyatakan ‘Rumah Presiden’ Bukan Aset Pemda

“Tetapi berdasarkan keterangan Dinas PU, itu tidak akan menyimpang dari RKA yang telah ada,” ujarnya.
Sementara ditanyakan terkait apakah akan bertentangan dengan RPJMD, dia menuturkan, hal itu tidak akan terjadi.

Karena, pembangunan drainase dan lainnya tetap dilakukan, serta dicadangkan juga untuk semua wilayah.
Adapun nantinya kata dia, kemungkinan ada dana yang akan turun dari pemerintah pusat, hingga saat ini Dinas PU telah mengajukan proposal anggaran kurang lebih Rp300 miliar.

“Tergantung pusat nantinya, apa dipenuhi atau tidak pengajuan itu. Tergantung koordinasi dan komunikasi yang dibangun,” tuturnya. OPPIE

Komentar

News Feed