oleh

Festival Palu Nomoni, Jangan Cuma Perayaan Seremoni Belaka

-Kota Palu, Metropolis-dibaca 308 kali

SULTENG POST – Pelaksanaan event Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) yang tinggal beberapa minggu lagi mendapat sorotan dari beberapa kalangan.

Diantaranya dari Ketua Komite Pimpinan Kota Partai Rakyat Demokratik (KPK PRD) Palu, Azman Asgar, yang menyoroti tentang esensi dari pelaksanaan FPPN tersebut.

Menurutnya, FPPN haruslah bisa menjadi even yang menunjukkan kepribadian bangsa khususnya kepribadian masyarakat Kota Palu sebagai masyarakat yang berbudaya dan beradat.

“Saya kira Palu Nomoni merupakan terobosan menarik dari pemkot saat ini, namun harapannya ini tidak dijadikan ajang kompetisi kedaerahan yang hanya menimbulkan sifat primordialisme. Sebaliknya ini harus menjadi kekuatan pemersatu dalam segala bentuk keberagaman yang dimiliki oleh bangsa ini “ ujarnya, Rabu (7/9).

Baca Juga :   Simak! Ini Syarat Calon Penerima BSU 2021

Azman Asgar yang juga merupakan warga asli Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara tersebut juga meminta kepada Pemkot Palu selaku panitia penyelenggara agar bisa menampilkan pertunjukkan yang dapat menjadi esensi dari identitas budaya daerah, sehingga manfaatnya benar benar terasa dan mampu memberikan suplemen bagi kemajuan daerah.

“Palu Nomoni tidak hanya ditandai dan dimaknai dengan hal hal yang sifatnya formil, namun kita sebagai masyarakat Palu harus dapat memaknainya secara luas dan mampu menangkap esensi dari beberapa pertunjukkan yang ditampilkan “ tuturnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Advokasi Rakyat (Lentora) Sulteng, Andri Wawan, menyoroti masih rendahnya partisipasi seniman lokal Palu dan esensi penggunaan anggaran yang cukup besar dalam pelaksanaan Palu Nomoni.

Baca Juga :   Pengunjung KPKNL Palu Wajib Pakai Masker Berlapis

Dimana menurutnya, dengan penggelontoran dana Palu Nomoni yang cukup besar dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat sudah barang tentu haruslah bisa tepat sasaran serta memiliki dampak manfaat untuk masyarakat lokal palu sendiri.

“Perayaan ini jangan hanya menargetkan wisatawan mancanegara maupun domestik, bukan hanya mendatangkan kepala negara tetanga, pejabat nasional, ataupun artis-artis ibu kota namun perayaan FPPN ini juga harus dijadikan momentum untuk memberikan ruang yang besar bagi seniman lokal Palu dalam menampilkan karya mereka “ katanya.

Untuk itu dirinya menyarankan kepada pemkot Palu agar lebih menggaungkan poin yang menjadi substansi dari perayaan FPPN sehingga tidak terkesan hanya semacam perayaan seremonial belaka.

Baca Juga :   Pansus Beri Catatan Dokumen Akhir RPJMD Palu 2021-2026

“Misalnya substansinya adalah kebudayaan maka harus jelas budaya seperti apa yang mau diangkat agar keikutsertaan masyarakat dalam mensuskseskan FPPN berbanding lurus dengan semangat dan tujuan pemkot selaku penyelenggara, jadi harus jelas substansinya seperti apa biar publik mengetahuinya,” pungkasnya. FDL

Komentar

News Feed