oleh

Calon Bupati Donggala, Tidak Boleh Ada Kepentingan Proyek

-Kab. Donggala-dibaca 489 kali

SULTENG POST – Warga Donggala mengharapkan figur Bupati Donggala yang akan maju pada pilkada Donggala 2018 mendatang, tidak punya kepentingan menguasai proyek semata. Hal ini agar pembangunan daerah bisa sehat.

“Kalau ada seperti ini (kuasai proyek) tidak sehat sistem pemerintahan kita di Donggala,” kata Anil Syamsudin, warga Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa, Donggala, Selasa (6/9/2016).

Ia mengatakan figur Bupati Donggala harus dari masyarakat yang sejatinya dari kalangan bawah, agar kepentingan – kepentingan pribadi tidak merusak pembangunan daerah.

“Kalau ada kepentingan pribadi untuk meraup proyek lantas mengabaikan kepentingan masyarakat banyak, susah maju,” jelasnya.

Lanjut dia mengatakan, vigur bupati untuk Donggala 2018 juga jangan ada kepentingan membesarkan keluarga sendiri.

Baca Juga :   NasDem Donggala Dorong Koperasi Tani Permuda Akses Pasar

“Apalagi kalau kepentingan keluarga dan membesarkan keluarga sendiri. Tidak bagus itu,” katanya menambahkan.

“Kalau dari masyarakat ya betul-betul mementingkan masyarakat tidak mementingan proyek dan lain-lan demi keuntungan pribadi,” ucapnya lagi.

Dia mencontohkan beberapa kalangan pejabat daerah lain di Pulau Jawa. “Contohlah Risma Walikota Surabaya, Bupati Bojo Negoro, Bupati Purwakarta dan Kabupaten Batang Jawa Tengah,” jelasnya.

“Kita lihat Jokowi yang dulunya masyarakat biasa, walikota dua periode, Gubernur DKI, langsung loncat jadi Presiden, ini kan luar biasa,” tutupnya. TUR

Komentar

News Feed