oleh

Gaji GTT Donggala Belum Dibayarkan, Kemenag: Sudah Ditransfer ke Rekening Madrasah

-Kab. Donggala-dibaca 523 kali

SULTENG POST – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Donggala, Abdul Muluk angkat bicara soal gaji Guru Tidak Tetap (GTT) di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala yang dikeluhkan karena belum dibayarkan.

“Pembayaran gaji (GTT) langsung ke rekening Madrasah, berdasarkan data GTT yang masuk di Kemenag Donggala. Dananya kita transfer sejumlah tenaga pengajarnya GTT yang didaftar,” ucapnya belum lama ini.

Dia mengatakan, selanjutnya kepala sekolah bersangkutan meneruskan ke tenaga pengajar masing-masing. “Jika ada penyimpangan Kemenag tidak mengetahui persis,” ucapnya.

Persoalan seperti ini tambahnya, bisa merusak citra Kemenag Donggala, terutama dirinya sebagai Kemenag Donggala.

“Bagian bawah yang berulah kami yang yang terkena imbasnya. Alhamdulilah ada pemberitaan seperti ini harus lebih selektif lagi melakukan pengawasan di tingkat bawah, yang pasti akan kita telusuri dan tindak lanjuti pemberitaan ini,” tuturnya.

Baca Juga :   PAD Donggala Turun Rp15 Miliar,Fraksi PKS Minta Penyesuaian Target PAD

Sebelumnya diberitakan sejumlah GTT mengaku gajinya belum dibayarkan selama Triwulan II. Wartawan lantas mendatangi Kemenag Donggala untuk mengkonfirmasi kebenaran tersebut.

Namun wartawan yang datang ditolak oleh Kepala Kemenag Donggala Abdul Muluk saat itu. Selang dua hari Ketua DPC PPP Donggala Namrud Mado, mengecam aksi penolakan terhadap wartawan itu.

Namrud Mado menganggap Kemenag tidak paham pilar demokrasi ke IV adalah pers sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pengawasan melalui tugas-tugas jurnalistiknya.

Usai Namrud Mado menyampaikan komentar di media, selang beberapa hari, tepatnya pada Rabu (31/8/2016) pagi sekitar pukul 09.30 Wita Namrud Mado didatangi staf Bagian Pendidikan Islam Kemenag Donggala.

Namrud Mado pun memberikan klarifikasi, terhadap pemberitaan di media yang terus bergulir di kalangan masyarakat Donggala.

Baca Juga :   Bupati Donggala Jawab Pandangan Fraksi soal RAPBD-P 2022

“Kami tidak kecewa dengan pemberitaan selama ini. Media adalah pengawal pembangunan. Kami bukan menolak dikonfirmasi, tetapi ada hal tehnis lain yang harus kami selesaikan juga, tidak ada niatan menyepelekan wartawan,” aku Kepala Kemenag Donggala Abdul Muluk. TUR

Komentar

News Feed