oleh

Panitia Jamin Keamanan Atlet Asing

-Olahraga-165 views

SULTENG POST – Panitia pelaksana pra kejuaraan dunia dan Kejurnas Paralayang di Sulawesi Tengah menjamin keamanan dan kenyamanan pra atlet asing yang ada berlaga di kejuaraan itu.

“Atlet dan ofisial dari luar negeri tidak perlu ragu untuk datang ke Sulteng aman dan nyaman,” kata Ketua Panitia Pelaksana Seri ketiga pra-kejuaraan dunia sekaligus Kejurnas Paralayang Asgaf, yang dipusatkan di Desa Wayu, Kecamatan Marawol Barat, Kabupaten Sigi itu, Selasa (9/8/2016).

Ia mengatakan dalam kaitannya dengan kegiatan tersebut, pihak panitia telah menjalin kerja sama dengan jajaran Polres Kabupaten Sigi.

Pihak Polres Sigi siap untuk mengamankan lokasi-lokasi yang akan menjadi tempat take-off (terbang) dan mendarat para atlet.

Di setiap titik yang akan menjadi tempat pendaratan akan diawasi dan di jaga sejumlah personil dari Polres Kabupaten Sigi.

Juga tentu di tempat-tempat pemondokan para atlet akan mendapat perhatian penuh dari panitia dan petugas sehingga atlet maupun ofisial yang datang tidak perlu mengkhawatirkan masalah kenyamanan dan keamanan mereka.

Sebagai tuan rumah kejuaraan bertaraf internasional itu, pemerintah dan masyarakat di Kota Palu maupun Sigi dan Donggala akan menyambut kedatangan para peserta dengan baik.

“Kami ingin dua sukses yaitu prestasi dan sebagai pelaksana kegiatan yang baik,” kata Asgaf yang juga adalah anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Partai Gerindra.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Donggala itu juga berharap saat kejuaraan kondisi cuaca cerah sehingga tidak menghambat jalannya kegiatan olahraga dirgantara dunia itu.

“Ya mudah-mudahan angin bertiup dalam kondisi normal agar para atlet bisa terbang bagus dan dapat mencapai titik-titik sasaran pendaratan dengan baik,” harap Asgaf.

Seperti diketahui, sebanyak 111 atlet asing dari berbagai negara dipastikan berlaga pada Pra- Kejuaraan Dunia Paragliding di Sulawesi Tengah, 13-20 Agustus 2016.

Asgaf mengatakan, rata-rata atlet dari luar negeri adalah atlet terbaik di negara mereka. Sebagian besar atlet asing tersebut memiliki rengking terbaik dunia.

Ia menjelaskan pra kejuaraan dunia paragliding seri pertama dan kedua dilaksanakan di Nepal dan Armenia.

“Di Sigi (Sulteng) merupakan seri ketiga pra kejuaraan dunia,” katanya.

Para atlet yang sudah menyatakan diri untuk mengikuti kejuaraan ini antara lain dari Nepal, Swiss, Rusia, Jerman, Inggris, Turki, Singapura, Jepang, Prancis, Armenia, Malaysia, China, dan India.

Pra kejuaraan dunia paragliding di Sigi mempertandingkan kelas cross country.

Ada sejumlah titik pendarataan yang telah ditetapkan pihak penitia pelaksana, semuanya berlokasi di Kabupaten Sigi.

Selain diikuti peserta asing, juga atlet nasional dan tuan rumah Sulteng.

Sulteng sendiri kata Asgaf yang juga adalah atlet senior yang baru saja mengikuti kejuaraan dunia di Lombok (NTB) itu, menurunkan delapan atlet senior dan unior.

Peluang di kejuaraan ini cukup sulit karena yang berlaga kebanyakan atlet top dunia dan nasional. Namun tidak ada yang mustahil bagi atlet tuan rumah mengukir prestasi cemerlang. ANT

Komentar

News Feed